Rangesing sebenarnya adalah makanan tradisional yang sudah dikenal oleh masyarakat sejak dulu. Khusunya Jawa Barat, Rangesing ini adalah makanan khas daerah Sumedang dan Tasik.
Pun di berbagai daerah lain di Indonesia juga terdapat kesamaan dengan olahan buah pisang ini.
Di daerah Surakarta, Solo Jawa tengah terdapat makanan tradisional yang mirip dengan Rangesing dan sudah menjadi khas daerah tersebut, namanya pun hampir sama yakni Carang gesing
Secara rupa keduanya hampir sama karena bahan dan adonan pembuatannya hampir sama . Perbedaan dari dua makanan ini terdapat pada penyajiannya saja dimana Rangesing disajikan tanpa dibungkus dengan daun pisang.
jika di Garut nama lain dari Carang gesing ini dinamakan Jojongkong. Jojongkong ternyata terdapat pula kemiripan nama dengan kue Jongkong yang berasal dari Bangka Belitung.
Namun resep yang akan disajikan kali ini melansir kanal youtube/tri pujis, yaitu Rangesing versi Puding Pisang Santan
Untuk bahan-bahan yang diperlukan yakni:
Empat buah pisang
Satu bungkus santan 65 gram
Baca Juga: Pandai Merawat Diri, Intip 10 Potret Maia Estianty yang Awet Muda di Usia 47 Tahun
Satu bungkus agar-agar plain
600 ml air
2 sdm tepung maizena
50 ml air
180 gram gula merah
Sejumput garam (opsional)
Cara pembuatannnya:
1. Pertama, siapkan empat buah pisang, kemudian potong-potong menjadi beberapa bagian kecil
2. Iris 180 gr (dua buah) gula merah
3. Tuangkan 2 sdm tepung maizena serta 50 ml air ke dalam mangkuk, lalu aduk hingga merata
4. Siapkan panci lalu masukan bahan-bahan seperti gula, 1 bungkus agar-agar plain, 1 bungkus santan instan, tambahkan 600 ml air lalu aduk hingga rata.
5. Rebus semua bahan tersebut hingga gula larut
6. Setelah gula larut, siapkan saringan dan tuangkan rebusan tadi ke dalam wadah lain supaya sisa-sisa kotoran dapat terpisah
7. Rebusan yang sudah disaring kemudian dituangkan lagi ke dalam panci
8. Kemudian rebus lagi hingga mendidih
9. Setelah mulai mendidih masukkan potongan pisang, lalu masak lagi sambil diaduk-diaduk sampai mulai lembek
10. Setelah itu masukkan larutan maizena tadi, lalu aduk hingga rata
11. Setelah mengental dan mendidih matikan api kompor
12. Siapkan loyang persegi ukuran 18 x 18 yang sudah dibasahi air
13. Tuangkan adonan tadi ke dalam loyang, lalu biarkan sampai dingin atau bias juga dengan cara disimpan ke dalam kulkas
14. Setelah dingin dan menjadi rangesing, keluarkan dari loyang
15. Potong rangesing sesuai selera, rangesing siap dinikmati.
Itulah sajian versi kekinian dari makanan tradisional Rangesing, selamat mencoba
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Investasi Perak, Ketahui Keuntungan dan Kerugiannya sebelum Mulai
-
Doa Ayah untuk Vidi Aldiano Bikin Nangis: Ini Ternyata Makna Panjang Umur yang Sebenarnya
-
Viral Video Menteri Jepang Lari-lari Telat Rapat Kabinet, Lalu Minta Maaf ke Publik
-
Kolaborasi Bank Sumsel Babel dan Kementerian Perumahan Dorong Rumah Layak Huni bagi Warga Sumsel
-
Profil PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO), Emiten Penyuplai 7 PLTU Strategis
-
Puasa Bukan Halangan, Striker Keturunan Jawa Tampil Gemilang Bawa Leeds ke Perempat Final Piala FA
-
Keterlaluan! Tasya Farasya Disumpahi Meninggal dan Masuk Neraka
-
Meneladani Adab Berutang yang Kian Terlupa di Novel Kembara Rindu
-
Fatwa Muhammadiyah Tentang Kripto: Halal atau Haram?
-
Penukaran Uang Baru di Bank BPD DIY, Cek Lokasi dan Jadwalnya