/
Sabtu, 25 Februari 2023 | 12:05 WIB
Mario Dandy Satriyo saat dipamerkan polisi, pakar gestur menilai ekspresi Mario Dandy itu masih merasa tak salah.(ANTARA)

SuaraBandung.idEkspresi tersangka kasus penganiayaan anak pengurus GP Anshor, Mario Dandy menjadi sorotan saat dipamerkan oleh polisi beberapa waktu lalu.

Mario Dandy yang pada saat itu mengenakan kaos oren yang bertuliskan tahanan berjalan dengan tegap dan tidak menundukan kepalanya sama sekali.

Hal tersebut mengundang pakar gestur untuk menganalisis ekspresi yang ditampilkan Mario Dandy pada saat itu.

Pakar gestur Handoko Gani mengungkapkan bahwa ekspresi yang ditampilkan Mario Dandy merupakan ekspresi yang masih tak merasa salah.

“Ya ekspresi orang yang masih belum ngeh kenapa dia salah,” ungkap Handoko Gani, dikutip dari TikTok @ttmnewsok, Sabtu (25/2/2023).

Lebih lanjut Handoko Gani menyebutkan bahwa Mario Dandy masih merasa apa yang dilakukannya tidak separah yang dilakukan korban pada pacarnya.

“Dia masih merasa apa yang dia lakukan tidak separah apa yang korban lakukan,” lanjutnya.

Selain merasa tidak bersalah, pakar gestur menilai bahwa Mario Dendy merasa terlindungi dengan sosok ayahnya, Rafael Alun Trisambodo.

Seperti diketahui, penganiayaan berawal dari pacar Mario Dandy mengadu terkait perlakuan yang tidak baik yang dilakukan oleh korban.

Baca Juga: Joget Sebelum KDRT? Netizen Salfok dengan Wajah Ferry Irawan, Kenapa?

Sumber: TikTok @ttmnewsok

Load More