SuaraBandung.id - Buya Yahya menjelaskan kebingungan ketika hendak berbuka puasa, apakah harus mendengar azan atau cukup melihat jadwal.
Terlebih, bagi orang yang sedang melakukan perjalanan, terkadang tidak tahu apakah sudah waktunya berbuka atau belum, penjelasan dari Buya Yahya bisa menjawab.
Dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, (3/3/2023), Buya Yahya mendapat pertanyaan dari jamaahnya.
Pertanyaan tersebut yaitu mengenai kebingungan tentang melaksanakan buka puasa.
Seorang jamaah dari acara dakwah Buya menjelaskan jika di tempat tinggalnya jauh dari Masjid, sehingga kurang jelas suara azannya.
Lantas, ia pun bertanya, apakah buka puasa dengan melihat jadwal imsakiyah saja boleh.
Buya menerangkan apabila hendak berbuka puasa harus menduga adanya bunyi "bedug" atau bisa melihat jadwal imsakiyah.
"Bicara berbuka itu harus ada dugaan Anda, kalau Anda tiba-tiba berbuka ternyata belum maghrib, nah, puasa Anda batal, berbuka dengan menduga maghrib tiba, menduga itu mendengar bedug dipukul, dung, dung, atau melihat jadwal imsakiyah di hp," jelas Buya.
Menurut Buya Yahya, mengikuti jadwal imsakiyah di ponsel tidak masalah dan bisa diikuti.(*)
Baca Juga: 4 Dampak Buruk Jika Kamu Terlalu Kompetitif, Bisa Merusak Relasi!
Sumber: YouTube Al-Bahjah TV
Berita Terkait
-
Punya Fantasi Seksual? Perhatikan Pesan Buya Yahya saat Melakukan Hubungan Suami Istri menurut Ajaran Islam Berikut Ini!
-
Sambut Ramadhan, Ridwan Kamil Akan Membangun Pasar Khusus PKL di Masjid Al Jabbar
-
Berkumur saat Wudhu di Bulan Ramadhan Batalkan Puasa? Jangan Salah Paham! Simak Batasan Memasukkan Benda ke dalam 5 Lubang Ini, Agar Puasa Tidak Batal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?