/
Rabu, 08 Maret 2023 | 20:45 WIB
Apakah diperbolehkan suami istri menonton film dewasa bersama? Buya Yahya menjawabnya. ((Youtube/Al-Bahjah TV))

SuaraBandung.id - Menonton film dewasa adalah kegiatan yang tidak dianjurkan dalam islam ataupun kesehatan.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Buya Yahya pada sebuah kajiannya, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan kali itu, Buya Yahya mendapatkan pertanyaan tentang pasangan suami istri yang menonton film dewasa bersama.

Kegiatan tersebut, dilakukan oleh sepasang suami istri yang merasa tidak bisa mengeluarkan spermanya saat berhubungan badan, apabila tidak sambil menonton konten film dewasa.

Buya Yahya pun menjelaskan terkait pengaruh tontonan kotor atau film dewasa bagi mental seseorang.

“Pengaruh tontonan-tontonan kotor kepada mental seseorang, maka jangan biarkan diri anda tenggelam dalam tontonan-tontonan semacam ini. Itu nyandu dan sangat mungkin pengaruh besar kepada fisik," ungkap Buya Yahya, Sabtu (19/2/2022).

Menurutnya, pengaruh tontonan dewasa kepada fisik seseorang bisa sangat fatal. Terutama jika hubungannya dengan hubungan suami istri di ranjang.

Bahkan, jika terkait dengan psikologi, maka seseorang bisa kecanduan dan membuat ia lebih sering berfantasi atau berkhayal yang bertolak belakang dengan kenyataan.

"Karena biarpun keadaan fisiknya lemah yang kalau disuruh membaca setengah jam saja tidak kuat, tapi kalau menonton itu berjam-jam kuat. Belum lagi mentalnya yang nanti akan rusak sehingga akan mengganggu di kemudian hari tentang keindahan berhubungan suami istri, karena yang di otaknya adalah sesuatu yang dikhayalkan bukan nyata.'

Baca Juga: Persib Bandung Dipermalukan Tim Papan Bawah, Luis Milla Geram

'Otaknya merekam gambar-gambar yang dilihat, disimpulkan sehingga dia menginginkan yang sepeti itu. Yang tidak ada di alam nyata. Sehingga muncul berhubungan suami istri menjadi susah,” jelas Buya.

Buya Yahya juga menambahkan jika seseorang sudah kecanduan film dewasa lebih baik segera diobati ke psikolog.

Hal itu menjadikan bangkitnya syahwat ketika menonton film bukan ketika melihat pasangan. Jika sudah begitu, akan merusak otak dan keharmonisan rumah tangga. (*)

Sumber: Youtube Buya Yahya

Load More