SuaraBandung.id - Menonton film dewasa adalah kegiatan yang tidak dianjurkan dalam islam ataupun kesehatan.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Buya Yahya pada sebuah kajiannya, beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan kali itu, Buya Yahya mendapatkan pertanyaan tentang pasangan suami istri yang menonton film dewasa bersama.
Kegiatan tersebut, dilakukan oleh sepasang suami istri yang merasa tidak bisa mengeluarkan spermanya saat berhubungan badan, apabila tidak sambil menonton konten film dewasa.
Buya Yahya pun menjelaskan terkait pengaruh tontonan kotor atau film dewasa bagi mental seseorang.
“Pengaruh tontonan-tontonan kotor kepada mental seseorang, maka jangan biarkan diri anda tenggelam dalam tontonan-tontonan semacam ini. Itu nyandu dan sangat mungkin pengaruh besar kepada fisik," ungkap Buya Yahya, Sabtu (19/2/2022).
Menurutnya, pengaruh tontonan dewasa kepada fisik seseorang bisa sangat fatal. Terutama jika hubungannya dengan hubungan suami istri di ranjang.
Bahkan, jika terkait dengan psikologi, maka seseorang bisa kecanduan dan membuat ia lebih sering berfantasi atau berkhayal yang bertolak belakang dengan kenyataan.
"Karena biarpun keadaan fisiknya lemah yang kalau disuruh membaca setengah jam saja tidak kuat, tapi kalau menonton itu berjam-jam kuat. Belum lagi mentalnya yang nanti akan rusak sehingga akan mengganggu di kemudian hari tentang keindahan berhubungan suami istri, karena yang di otaknya adalah sesuatu yang dikhayalkan bukan nyata.'
Baca Juga: Persib Bandung Dipermalukan Tim Papan Bawah, Luis Milla Geram
'Otaknya merekam gambar-gambar yang dilihat, disimpulkan sehingga dia menginginkan yang sepeti itu. Yang tidak ada di alam nyata. Sehingga muncul berhubungan suami istri menjadi susah,” jelas Buya.
Buya Yahya juga menambahkan jika seseorang sudah kecanduan film dewasa lebih baik segera diobati ke psikolog.
Hal itu menjadikan bangkitnya syahwat ketika menonton film bukan ketika melihat pasangan. Jika sudah begitu, akan merusak otak dan keharmonisan rumah tangga. (*)
Sumber: Youtube Buya Yahya
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru
-
6 Fakta Wanita di Bandung Disekap dan Disiksa Selama 3 Tahun hingga Lumpuh
-
Klub Super League Wajib Pakai Pelatih Lokal Mulai Musim 2026/2027
-
55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa