SuaraBandung.id - Seperti kata lirik lagu, kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa. Lirik tersebut mengungkapkan bagaimana kasih dan sayang seorang ibu yang tak hingga.
Tak terhingga kasih dan sayangnya pun tak akan pernah terbilang seperti seseorang membilang pasir.
Kita jadi teringat sebuah lirik lagu Iwan Fals yang menceritakan ketangguhan ibu, sebuah ketangguhan yang dilukiskan lewat lirik yang ini,
“Ribuan kilo jalan yang kau tempuh, lewati rintang. Untuk aku anakmu. Seperti udara kasih yang engkau berikan,” kata Iwan Fals.
Sungguh banyak sekali ekspresi seni dan liris yang mengungkapkan tentang ibu. Namun, bagi seorang anak dimanapun. Ekspresi yang mesti ditonjolkan kepada ibu bukan sekadar kata dan lantunan semata.
Bagi mereka yang saat ini sedang dilanda musibah dan ujian ibundanya masuk ke rumah sakit. Dengarkan nasehat dari Buya Yahya yang ini.
1. Waktu terbaik untuk berbakti pada orang tua adalah hari ini
Jika ibumu sedang terbaring di rumah sakit itulah waktumu berbakti.
2. Bila nyawa ibumu tergantung alat itulah waktu emas.
Kamu tidak boleh mencabut nyawa ibumu, karena biaya. Itulah detik terakhirmu untuk berbakti.
3. Anda tidak boleh memikirkan biaya rumah sakit, sebab ibumu pun ketika membiayaimu tak pernah mikir-mikir. Berbaktilah selagi ibumu ada karena kehilangan ibunda seolah kehilangan dunia.
Baca Juga: Viral Surat Pengurus Ranting NU Tolak Pembangunan Gereja di Kabupaten Malang
Sumber: Youtube/Al-bahjah TV
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Kabar Gembira! Pemkab Bogor Gelar Pangan Murah di Cibinong, Harga di Bawah Pasar
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
Jadwal Imsak Kota Malang 27 Februari 2026, Jangan Lupa Shalat Jumat!
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Pemuda 18 Tahun Perkosa Penyandang Disabilitas di Lamongan, Kenalan Lewat Instagram
-
Menjual Keranda di Malam Ganjil
-
Pohon Tumbang Tutup Jalan Malang-Kediri, BPBD Gerak Cepat