SuaraBandung.id - Shalat sendiri atau shalat secara munfarid adalah ibadah yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam namun dilakukan sendirian.
Sedangkan untuk perbuatan ibadah shalat yang dilakukan secara berbarengan disebut sebagai shalat berjamaah, keduanya merupakan cara shalat yang diperbolehkan.
Meski shalat sendiri diperbolehkan, namun Buya Yahya mengungkap bahaya dari melaksanakan shalat sendiri bagi seorang muslim.
Buya Yahya bahkan ulama terdahulu menjelaskan bahaya yang terkandung dalam shalat sendiri itu sudah dikhawatirkan sejak waktu yang lama.
Bahkan begitu berbahayanya shalat sendiri menyebabkan para orang-orang shalih menjadi ketakutan jika mereka malah melaksanakan shalat secara munfarid.
"Para Shalihin itu ga mau shalat sendiri karena takut, takut apa? Takut ga diterima kalau shalat sendiri. Tapi kalau kita shalat bareng-bareng orang shalihin, masa Allah menerima shalat mereka sedangkan saya tidak," ungkap Buya Yahya.
Seperti halnya yang telah diungkapkan oleh Buya Yahya melalui akun Instagram @buyayahya_albahjah pada (11/2/2023) bahwa yang menjadi ketakutannya adalah diterima atau tidaknya ibadah.
Para shalihin memandang shalat sendiri sebagai sesuatu yang berbahaya disebabkan shalat secara munfarid rentan alami godaan dari setan.
Terlebih alasan lain yang menyatakan bahaya shalat sendiri adalah kenyataan muslim telah menyia-nyiakan peluang untuk mendapatkan pahala berlipat ganda dari shalat jamaah. (*)
Baca Juga: Bakal Panen Rezeki Jika Baca Wirid Ini Kata Mbah Moen, Simak Bacaannya di Sini
Sumber: Instagram @buyayahya_albahjah
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Tak Mau Imbang, Adam Alis Ingin Persib Bandung Menang atas Persijap
-
Dapat Beasiswa Malah Bikin Onar, 3 Pelajar Sudan di Pringsewu Diciduk Imigrasi Bandar Lampung
-
Mauricio Souza Bangga Persija Jakarta Pecahkan Rekor Poin
-
Uang Rp1 M Disimpan di Kardus, Ini Siasat Abah Jempol Kelabui Korban Seleksi Akpol
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Kevin Diks Cetak Gol dan Masuk Tim Terbaik Bundesliga
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya