/
Selasa, 14 Maret 2023 | 10:03 WIB
Kabar Bharada E dikeroyok oleh orang suruhan Ferdy Sambo tersebar (Tangkapan Layar dari kanal YouTube RODA POLITIK ) ((Tangkapan Layar dari kanal YouTube RODA POLITIK ))

SuaraBandung.id - Beredar kabar bahwa Bharada E dikeroyok oleh orang suruhan Ferdy Sambo.

Kabar tersebut diungkapkan oleh channel YouTube RODA POLITIK pada 13 Maret 2023 dengan tajuk, 'Hampir Tak Tolong, Barada E Nyaris Tewas Dihajar Orang Suruhannya Ferdy Sambo'.

Sampai berita ini ditulis, video mengenai Bharada E telah ditonton 1,5 rb kali. 

Cek Fakta:

Setelah melihat konten tersebut, tim bandung.suara.com menelusuri kebenaran atas berita Bharada E yang disampaikan.

Pertama, Bharada E tidak dikeroyok. 

Kedua, video yang diunggah oleh channel RODA POLITIK ini antara judul, keterangan thumbnail dan isi tidak sesuai fakta.

Dalam thumbnail diperlihatkan potret Bharada E yang digotong oleh tiga orang serupa orang kecelakaan. Nampak ada foto Mahfud MD juga di sebelah kiri latar foto tersebut. 

"Breaking News; Bharada E nyaris tewas?? Mahfud MD salahkan LPSK karena perlindungan dicabut," tulis keterangan thumbnail.

Baca Juga: Ancaman Pembunuhan Terhadap Para Personel Radja di Malaysia Diduga Gara-Gara Salah Paham

Ketiga, narator dalam video yang berdurasi 8 menit 5 detik menyuguhkan informasi pembuka terkait dicabutnya perlindungan LPSK terhadap Bharada E berdasarkan ketentuan pasal 32 huruf C undang-undang 13 tahun 2006. 

Lalu narator membangun narasi tentang kesediaan Bharada E agar bersedia di wawancara. 

Anehnya di tengah-tengah video, narator pun mengakui bahwa kabar kematian pengeroyokan Bharada E tidak benar. 

Kesimpulan

Berdasarkan analisa terhadap fakta di atas dapat disimpulkan bahwa berita dengan judul, 'Hampir Tak Tolong, Barada E Nyaris Tewas Dihajar Orang Suruhannya Ferdy Sambo' itu hanya rumor belaka yang hoax, karena di dalam video tak ada satu informasi pun yang menyebutkan secara sahih Bharada E dikeroyok oleh orang suruhan Ferdy Sambo.

Kesesuaian antara judul tulisan dan thumbnail serta foto yang digunakan sebagai sampul video pun tidak sesuai adalah HOAX.

Catatan:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandung.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. 
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). 


Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. 

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.


Sumber: YouTube/RODA POLITIK

Load More