SuaraBandung.id - Beredar kabar bahwa Bharada E dikeroyok oleh orang suruhan Ferdy Sambo.
Kabar tersebut diungkapkan oleh channel YouTube RODA POLITIK pada 13 Maret 2023 dengan tajuk, 'Hampir Tak Tolong, Barada E Nyaris Tewas Dihajar Orang Suruhannya Ferdy Sambo'.
Sampai berita ini ditulis, video mengenai Bharada E telah ditonton 1,5 rb kali.
Setelah melihat konten tersebut, tim bandung.suara.com menelusuri kebenaran atas berita Bharada E yang disampaikan.
Pertama, Bharada E tidak dikeroyok.
Kedua, video yang diunggah oleh channel RODA POLITIK ini antara judul, keterangan thumbnail dan isi tidak sesuai fakta.
Dalam thumbnail diperlihatkan potret Bharada E yang digotong oleh tiga orang serupa orang kecelakaan. Nampak ada foto Mahfud MD juga di sebelah kiri latar foto tersebut.
"Breaking News; Bharada E nyaris tewas?? Mahfud MD salahkan LPSK karena perlindungan dicabut," tulis keterangan thumbnail.
Baca Juga: Ancaman Pembunuhan Terhadap Para Personel Radja di Malaysia Diduga Gara-Gara Salah Paham
Ketiga, narator dalam video yang berdurasi 8 menit 5 detik menyuguhkan informasi pembuka terkait dicabutnya perlindungan LPSK terhadap Bharada E berdasarkan ketentuan pasal 32 huruf C undang-undang 13 tahun 2006.
Lalu narator membangun narasi tentang kesediaan Bharada E agar bersedia di wawancara.
Anehnya di tengah-tengah video, narator pun mengakui bahwa kabar kematian pengeroyokan Bharada E tidak benar.
Kesimpulan
Berdasarkan analisa terhadap fakta di atas dapat disimpulkan bahwa berita dengan judul, 'Hampir Tak Tolong, Barada E Nyaris Tewas Dihajar Orang Suruhannya Ferdy Sambo' itu hanya rumor belaka yang hoax, karena di dalam video tak ada satu informasi pun yang menyebutkan secara sahih Bharada E dikeroyok oleh orang suruhan Ferdy Sambo.
Kesesuaian antara judul tulisan dan thumbnail serta foto yang digunakan sebagai sampul video pun tidak sesuai adalah HOAX.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi