SuaraBandung.id - Kabar mengejutkan datang dari band Radja yang baru saja menggelar konser di Johor, Malaysia.
Pasalnya, Radja mendapatkan perlakukan kurang mengenakkan, mulai dari penyekapan hingga ancaman pembunuhan setelah konser berakhir.
Dalam keterangannya yang disampaikan oleh sang vokalis Radja, Ian Kasela yang baru saja membagikan dan bertanya ke Mabes Polri atas kondisi yang menimpa mereka.
"Jadi kenapa kami harus ke Mabes, kejadiannya memang di Johor, Malaysia. Tapi, pagi tadi dapet informasi, ternyata dua orang pelaku pengancaman pembunuhan terhadap kami, tanggal 12 kurang lebih jam 8 malem sesampainya kami di rumah, pelaku dilepas," ungkap Ian Kasela, Selasa (14/3/2023).
Berdasarkan kronologinya, Ian mengatakan bahwa mereka melaporkan dua orang pelaku pengancaman pembunuhan di Johor, Malaysia pada hari Minggu (12/3/2023), sekitar pukul 5 pagi waktu setempat.
Setelah itu, mereka mengejar penerbangan untuk kembali ke Indonesia yang terjadwal pukul 13.40 waktu setempat. Barulah saat mereka sampai rumah di hari yang sama, mereka mendapati kabar tersebut.
"Ternyata UU yang berlaku di sana, kalau nggak salah sebut tadi si Pak Sigit dari perwakilan Kedutaan kita yang ada di sana, kurang lebih 10 ribu ringgit. Jadi kalau di sana, mau mengancam kek, atau kejadian apapun itu yang berurusan dengan hukum, jika mampu bayar, mereka dilepas sebagai jaminan," jelas Ian.
Pengancaman yang dilakukan oleh pelaku, dikatan Ian kala itu tepat mereka menghibur para penonton di atas panggung. Padahal berdasarkan pengakuan mereka, Radja sudah memenuhi komitmen sesuai dengan kesepakatan.
Bahkan, bagi Ian, konser Radja kali ini bisa dikatakan sukses dan menghibur seluruh para penonton yang hadir.
Baca Juga: Dukung Regenerasi, Ajang Kompetisi Panjat Dinding Outdoor Bouldering Cup Sukses Digelar
"Semua, tidak ada satupun dari ribuan orang itu yang kecewa. Bahkan after show, kami masih terima mereka untuk photo session, untuk bikin video. Ya, biasalah standart, untuk kenang-kenangan," katanya.
Setelahnya, tiba-tiba pelaku yang dimaksud masuk ke dalam sebuah ruangan dan menyekap mereka, bersama dengan 20 an orang lain yang ikut serta dibawa.
"Tapi after itu, kita malah disekap di dalam kamar tersebut, datang dengan kurang lebih 20 orangan. Di luar ruangan itu juga banyak sekali anaknya, karena anak gue juga ikut waktu itu. Nah di dalem ruangan itu, mereka masuk tanpa Assalamu'alaikum, tanpa ada say hi apa-apa. Mereka marah dengan nada tinggi. Maki-maki kita dengan bahasa mereka," terangnya.
Meskipun sempat tidak mengerti dengan apa yang pelaku katakan, namun mereka tidak berdaya karena ketika ingin berbicara, justru dibentak oleh para pelaku.
"Gue mencoba untuk meredam, badan gue didorong sampai gue mundur ke belakang, duduk. Gue mencoba bangkit lagi, langsung dibentak lagi.'U mati, U orang Indonesia tak boleh macem-macem di sini!'," katanya lagi. (*)
Sumber: Youtube Intens Investigasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
Terkini
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar
-
Pantai Sanur Penuh Sampah, Ini Tindakan Pemkot Makassar
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
Isi Bensin Full Tank Jadi Lebih Hemat? Ini Harga Pertamax Terbaru Februari 2026
-
CEK FAKTA: Prabowo Marah Luhut Main Proyek IMIP, Benarkah?
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut
-
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?