- Maarten Paes dan Maher Carrizo belum dapat bermain kontra AZ Alkmaar karena dokumen administrasi mereka belum selesai.
- Pelatih Fred Grim mengonfirmasi hal tersebut dalam konferensi pers Ajax pada Jumat, 6 Februari 2026, mengenai rekrutan baru.
- Oleksandr Zinchenko, rekrutan lain, dilaporkan sudah memperoleh izin kerja dan bisa masuk skuad melawan AZ Alkmaar.
Suara.com - Ajax Amsterdam dipastikan belum bisa menurunkan dua rekrutan anyarnya, Maarten Paes dan Maher Carrizo, pada laga akhir pekan ini melawan AZ Alkmaar.
Dalam konferensi pers pada Jumat (6/2/2026), Fred Grim menyampaikan bahwa Ajax belum dapat menggunakan jasa Paes dan Carrizo untuk laga tandang menghadapi AZ Alkmaar.
Disampaikan Fred Grim bahwa ada alasan kuat ia tak bisa memainkan kiper Timnas Indonesia itu di bawah mistar gawang Ajax.
“Dokumen mereka belum sepenuhnya beres, jadi belum bisa dimainkan,” ujar Grim seperti dilansir dari fcupdate.nl
Pada bursa transfer musim dingin lalu, Ajax mendatangkan tiga pemain anyar: Oleksandr Zinchenko, Maarten Paes, dan Maher Carrizo.
Maarten Paes, kiper berusia 27 tahun, direkrut Ajax untuk mengisi kekosongan setelah Remko Pasveer hijrah ke Heracles Almelo.
Sementara itu, Maher Carrizo (19 tahun) merupakan talenta muda yang beroperasi di sektor sayap kanan dan diharapkan memberi warna baru di lini serang Ajax dalam beberapa musim ke depan.
Meski demikian, keduanya masih harus menunggu debut resmi bersama De Amsterdammers hingga proses administrasi dinyatakan tuntas.
Menariknya, informasi dari konferensi pers tersebut sempat berubah. Tak lama setelah sesi jumpa media berakhir, Zinchenko dilaporkan telah mengantongi izin kerja.
Baca Juga: John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut
Dengan demikian, ia sudah bisa masuk dalam skuad Ajax untuk laga melawan AZ di Alkmaar pada Minggu mendatang.
Ajax menjadi sorotan setelah kabar perekrutan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Kiper berusia 27 tahun itu dikabarkan akan menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2029 bersama klub raksasa Amsterdam.
Namun, langkah Ajax ini justru menuai kritik dari pengamat sepak bola Belanda sekaligus jurnalis ESPN, Cristian Willaert.
Dalam program Tekengeld di situs resmi ESPN, Willaert mengaku heran dengan keputusan Ajax mendatangkan Paes.
Menurutnya, secara logika sepak bola, transfer tersebut tidak menunjukkan bahwa Paes akan langsung diplot sebagai kiper utama.
Berita Terkait
-
John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut
-
Maarten Paes Belum Cukup, Jordi Cruyff Bakal Menggila Bawa Pemain Top ke Ajax
-
Eks Pemain Ajax Doakan Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Jadwal dan Link Streaming Final Piala Asia Futsal 2026: Timnas Indonesia Cetak Sejarah
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman
-
Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!
-
BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026
-
Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah
-
Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi
-
Lima Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Labuhanbatu
-
Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI
-
Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik