SuaraBandung.id – Buya Yahya dalam kajiannya mengungkapkan mengenai orang tua yang tidak berlaku adil pada anaknya.
Banyak cerita mengenai orang tua yang tidak berlaku adil pada anaknya atau pilih kasih.
“Ceritanya dia adalah seorang yang mempunyai ibu, ibunya itu sanga baik kepada adiknya, pilih kasihlah bahasanya seperti itu,” cerita Buya Yahya, dikutip dari Short YouTube @AhmadharistMedia, Sabtu (18/3/2023).
“Kalau ada apa-apa selalu ingin beri adiknya, sementara sang kakak itu kalau berbuat baik tidak pernah disebut oleh ibunya,” lanjutnya.
Setelah bercerita mengenai orang tua yang tidak berlaku adil tersebut, Buya Yahya pun berpesan dua hal.
Pertama, seorang anak memang harus berbuat baik kepada orang tua namun niatkanlah karena Allah, karena balasannya adalah di hadapan Allah SWT.
“Yang harus dipahami, kalau anda ingin berbuat baik untuk orang tua anda, maka hendaknya anda lakukan karena Allah, balasanmu adalah di hadapan Allah, anda punya kewajiban berbakti memberi,” pesan Buya Yahya.
Kedua, bagi para orang tua harus bisa adil kepada anaknya, karena jika pilih kasih maka akan dosa dan haram hukumnya.
“Kemudian, kalau seandainya orang tua anda memang disisi lain sebagai orang tua anda harus adil, kalau anda tidak adil pada anak anda dosa, haram hukumnya orang tua yang tidak adil dengan anaknya,” pungkasnya.
Baca Juga: Keistimewaan Perempuan Dalam Islam, Simak Penjelasan Ustadz Riza Muhammad Ini!
Sumber: Short YouTube @AhmadharistMedia
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan