SuaraBandung.id - David Ozora Latumahina kini masih terbaring di ranjang rumah sakit setelah sebelumnya mengalami koma akibat penganiayaan yang diterimanya dari Mario Dandy.
Kabar terbaru terkait kondisi dan perkembangan fisik dan mental David Ozora tersebut rutin diinformasikan oleh sang ayah Jonathan Latumahina melalui akun Twitternya.
Adapun kondisi David Ozora sekarang, masih belum bisa mengingat banyak hal atau bisa dikatakan sebagai korban penganiayaan yang menderita luka berat ingatannya pulih seperti sedia kala.
Ayah David Ozora sendiri tidak ingin ambil pusing bahkan mengharapkan ingatan anaknya tidak kembali, hal ini mengingat kejadian buruk yang dialami David begitu menyakitkan.
Jonathan Latumahina kini hanya menginginkan anaknya bisa terus berjuang agar kondisi fisik dan mentalnya membaik dan mampu menjalankan berbagai macam beraktivitas lagi.
"Aku rela kamu tidak pernah mengingat apapun, terutama malam itu. Jangan pernah kamu ingat apapun, berjuang untuk hal baru nak! Biar aku saja yang mengingat itu dan membuat mereka yang sakiti kamu tahu dan paham apa itu ikatan darah," tulis petinggi GP Ansor pada Senin (20/3/2023).
Jonathan Latumahina sebagai seorang ayah tak kuasa membiarkan David mengingat rasa sakit dan amarah tentang apa yang terjadi dengan dirinya sendiri.
Dirinya juga mengatakan bahwa yang terpenting adalah ikatan darah sebagai perekatnya antara ayah dan anak yang bisa terus terjalin hingga akhir.
Bahkan jika David sebagai korban penganiayaan Mario Dandy itu tidak mengingat pun, ia sebagai ayah sudah cukup untuk memahami semuanya.
Baca Juga: Sebut Tas Istrinya KW, SF Hariyanto kini Hadapi Foto Tas Mewah sang Anak!
Sehingga melalui hal ini, Jonathan Latumahina berharap agar orang yang menjadi pelaku dan siapapun yang terlibat pada kasus kekerasan akan paham bahwa ada ikatan antara orang tua dan anak yang kuat. (*)
Sumber: Twitter @seeksixsuck
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini