SuaraBandung.id – Pro kontra atas rencana kedatangan timnas sepakbola Israel semakin mencuat, pasca dilayangkannya surat Gubernur Bali, I Wayan Koster, kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zaenudin Amali, Selasa (14/3/2023).
Dalam surat bernomor T.00.426/11470/SEKRET itu tertulis bahwa Gubernur Bali meminta Menpora untuk menolak kedatangan timnas sepakbola Israel dalam Piala Dunia U20 di Indonesia.
Alasanya, karena kebijakan politik Israel terhadap Palestina tidak sesuai dengan kebijakan politik Indonesia. I Wayan Koster pun menegaskan, sikap yang diambil bukan atas nama pribadi, melainkan atas nama Pemerintah Provinsi Bali.
Lantas, siapa saja tokoh yang menolak dan menerima kedatangan Israel ke Indonesia dalam gelaran Piala Dunia U20?
1. Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR RI)
Hidayat Nur Wahid berpendapat penolakan terhadap Israel bukan karena urusan politik semata, tetapi urusan konsistensi pemerintah dalam menjalankan konstitusi sejak jaman Soekarno.
Selain itu, penolakan juga didasari karena alasan kemanusiaan. Menurutnya, kemanusiaan harus ditempatkan di atas apa pun, termasuk di atas olahraga.
2. Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah)
Ganjar berharap Piala Dunia U-20 dapat diselenggarakan tanpa kehadiran Israel. Alasannya, menjaga komitmen dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina dan untuk menjaga kedamaian sosial-politik di dalam negeri.
Baca Juga: Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Instagram Ganjar Pranowo Diserang Netizen
3. Nasir Jamil (Anggota Komisi III DPR RI, Fraksi PKS)
“Fraksi PKS menyampaikan penolakan tim Israel karena kami ingin pemerintah berkomitmen,” kata Nasir Djamil
4. Edy Rahmayadi (Mantan Ketua PSSI)
Menurut Edy Rahmayadi, urusan olahraga berbeda dengan urusan politik. Menurutnya, dalam urusan olahraga, siapa pun boleh main.
5. Fariq Hitaba (Wasit Sepakbola Indonesia)
“Kita harus paham dan bedakan mana politik mana olehraga. Kalau urusan politik, sampai kapan pun Indonesia termasuk saya pasti akan mendukung kemerdekaan Palestina dari cengkraman Israel. Tetapi ini sepakbola. Jelas berbeda.” Ungkap Fariq Hitaba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT