SuaraBandung.id – Punya uang banyak memang menjadi ujian bagi mereka yang tidak bisa berhemat. Ini menjadi tantangan untuk bagaimana agar mereka tidak menggunakan uang pada hal-hal yang tidak begitu penting.
Ekspektasi uang melimpah saat idul fitri bisa patah, jika uang yang seharusnya ditabung untuk lebaran justru digunakan tanpa kendali.
Berikut cara ampuh untuk mengendalikan pengeluaran, agar saat masuk idul fitri nanti isi dompet tetap tebal.
Buat Skala Prioritas
Ini sangat penting, karena terkadang uang digunakan untuk sesuatu yang tidak begitu berpengaruh dalam hidup. Membeli pakaian baru, padahal di rumah masih banyak pakaian bagus. Membeli barang baru, padahal tidak terlalu dibutuhkan. Sehingga mengakibatkan isi dompet terus menipis dan saat lebaran nanti malah kehabisan uang.
Utamakan hal-hal yang penting seperti membayar kos, untuk biaya hidup, biaya makan, biaya mudik (mudik juga perlu biaya). Manusia boleh berencana, tapi saldo di rekening juga menjadi faktor penentu keberhasilannya.
‘Hidup Bukan Hari Ini Saja’
Hidup masih panjang, bukan hari ini saja. Jadi jangan menggunakan uang layaknya tidak ada kehidupan esok hari. Apalagi dengan menghabiskan uang di luar skala prioritas.
Sekali-sekali boleh, tapi tidak kalau terus-menerus. Siapa tahu didepan ada hal tak terduga terjadi, dan butuh uang untuk itu. So, selalu pastikan uang tidak dipakai di luar anggaran.
Baca Juga: Piala Dunia U-20 2023 Batal Digelar di Indonesia, Begini Komentar Ridwan Kamil
Manfaatkan Diskon
Untuk berhemat, bisa manfaatkan diskon yang ada. Sehingga pengeluaran tidak terlalu drastis. Ini membantu membuat isi dompetmu tetap tebal sampai idul fitri nanti. Tapi perlu diingat juga, jangan termakan diskon dari barang yang tidak dibutuhkan.
Tetap tentukan skala prioritas, mana yang memang dibutuhkan dan mana yang tidak.
Tunggu Sebelum Beli
Ini kebiasaan yang paling sering terjadi. Ketika melihat sesuatu yang menarik perhatian, tidak berpikir panjang langsung dibeli, langsung dipesan. Padahal belum tentu dibutuhkan.
Cara untuk melihat seberapa butuh kita terhadap barang yang hendak dibeli, tunggu! Jangan langsung dibeli! Tunggu hingga beberapa jam. Ketika sudah meninggu dan masih merasa membutuhkan barang tersebut, maka berarti hal itu layak untuk dibeli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring