SuaraBandung.id - Sholat Tarawih saat Ramadhan identik dengan bacaannya yang cepat, bahkan ada imam yang membaca Surat Al Fatihah dalam satu tarikan nafas. Mengenai hal tersebut, begini penjelasan Ustadz Abdul Somad.
Menurut Ustadz Abdul Somad hukum membaca Surat Al Fatihah dengan cepat ketika sholat tarawih hukumnya sah.
Asalkan bacaan Al Fatihah tersebut betul dari segi makhorijul hurufnya kata Ustadz Abdul Somad.
Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa memang menurut sunnah seharusnya membaca surat dalam sholat berhenti setiap ayat, begitupun untuk Al Fatihah.
Namun imam ketika sholat tarawih memang biasanya lebih mempercepat bacaan dari pada sholat wajib.
“Selama makhorijul hurufnya, madnya, idgamnya, ikhfanya,atau qalqalahnya tak salah maka membaca Al Fatihah satu nafas itu sah,” ucap Ustadz Abdul Somad, (3/4/2023).
Jadi yang terpenting adalah jangan lupa tetap membaca dengan benar sesuai tajwidnya meskipun bacaan lebih cepat dari sholat biasanya.
Kalaupun mau mengikuti hukum sunnah, maka bisa berhenti pada setiap saat ketika membaca Surat Al Fatihah. (*)
Sumber : YouTube Takut Dosa
Baca Juga: Setelah Indonesia, FIFA Cabut Status Peru sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan