SUARA BANDUNG - Kemarin, Rabu (5/4/2023) Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian PAN-RB RI (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia).
Didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung, Akhmad Djohara, Pemkab Bandung bermaksud mengusulkan penambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan meminta kejelasan regulasi yang mengaturnya.
Dikutip dari Instagram @dadangsupriatna (5/4/2023), "keberadaan pegawai di Pemkab Bandung saat ini terdiri dari PNS, P3K dan CPNS sebanyak 14.997 orang, sementara tenaga honorer, 10.998 orang," kata Dadang Supriatna.
"Total jumlah pegawai yang ada, sekitar 26.000. Sedangkan kebutuhan pegawai di Pemkab Bandung mencapai 34.000 orang. Sehingga kita masih kekurangan pegawai sekitar 8.000-an," tambahnya.
Dadang berpendapat, bahwa kekurangan jumlah pegawai ini dapat berpengaruh pada kualitas pelayanan di Kab. Bandung.
Ada pun maksud kedatangan Pemkab Bandung ke Kementerian PAN RB yaitu untuk konsultasi terkait aturan dan mekanisme perekrutan pegawai.
Hal tersebut menyusul kebijakan pemerintah yang tidak memperbolehkan lagi untuk merekrut tenaga honorer di lingkungan pemerintahan.
Dadang Supriatna berencana akan menyiapkan tenaga honorer di tahun ini, supaya di tahun 2024 mereka bisa diangkat menjadi P3K.
"Saya Serius Ingin Berjuang, Karena Ini Menyangkut Hajat Hidup Orang Banyak. Dan Saya tidak mau main-main dalam hal ini. Tapi saya pun, tetap harus mematuhi aturan yang berlaku. Do'akan lancar," pungkasnya. (*)
Baca Juga: Presiden Jokowi ke Solo Disambut Hangat Gubernur Ganjar Pranowo
Sumber: Instagram @dadangsupriatna
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional