/
Rabu, 12 April 2023 | 04:00 WIB
Amalan rasul di 10 malam terakhir Ramadhan, ada hal yang dilarang? (Unsplash)

SUARA BANDUNG - Memasuki 10 malam terakhir Ramadhan, ada banyak amalan yang dilakukan Rasulullah SAW. Rasul diriwayatkan sangat berfokus menjalankan ibadah di 10 malam terakhir Ramadan.

Pada 10 malam terakhir Ramadhan, Rasul melakukan ibadah khusus dengan khuysuk. Ini diriwayatkan dalam hadis Aisyah.

Amalan yang dilakukan oleh Rasul pada 10 malam terakhir Ramadhan terbilang istimewa, namun ada yang tidak diperbolehkan untuk dilakukan pengikutnya.

Hadiz riwayat Aisyah tersebut berbunyi, "Bahwa Rasulullah saw meningkatkan kesungguhan (ibadahnya) di sepuluh terakhir (bulan Ramadhan) yang tidak dilakukan pada hari-hari sebelumnya."

Ibadah tersebut adalah:

1. Membangunkan keluarganya

Pada malam ganjil, 23, 25, 27, dan terutama pada malam 29 Ramadhan. Fatimah dan Ali dibangunkan tak terkecuali untuk melakukan solat malam, demi mendapatkan malam lailatul qadar.

2. Beritikaf

Rasul beritikaf dan 'mengencangkan ikat pinggang' untuk menghindari tempat tidur, agar fokus beribadah.

Baca Juga: Aktivis Lingkungan Ajak Masyarakat Selamatkan Suaka Margasatwa Rawa Singkil

3. Memakai Parfum

Selama 10 hari terakhir, Rasul membersihkan diri, mandi, dan menggunakan wewangian menjelang salat isya, untuk mempersiapkan diri mengejar malam Lailatul Qadar.

4. Puasa wishal

Puasa ini dimaknai dengan seseorang berpuasa selama dua hari atau lebih dan di waktu malam tidak makan sama sekali, baik air maupun makanan.

Ulama Syafiiyah mengatakan, puasa wishal dilarang diikuti umat Rasul, karena khusus dilakukan hanya untuk Rasul.

Keutamaan ibadah pada 10 malam terakhir Ramadhan yang dilakukan Rasul, juga dibarengi dengan kegiatan sedekah dan mencukupi kebutuhan keluarga. (*)

Sumber: bali.kemenag.go.id

Load More