/
Sabtu, 22 April 2023 | 20:37 WIB
Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Alasan Prabowo menolak tawaran Presiden Jokowi menjadi calon wakil presiden Ganjar Pranowo. (Antara)

SUARA BANDUNG - Pamer kekuatan Gerindra, begini cara Prabowo Subianto tolak permintaan presiden di pilpres 2024.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menolak permintaan Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi soal tawaran menjadi wakil kader partai, Ganjar Pranowo di pemilihan presiden 2024 mendatang.

Alih-alih mau menjalankan perintah presiden, Prabowo langsung memamerkan kekuatan Partai Gerindra saat ini.

Sebagaimana diketahui jika Jokowi terang-terang menyebut Ketum Gerindra adalah pasangan ideal untuk petugas partai Ganjar Pranowo.

Saat ditemui usai menghadap presiden, Prabowo tegas dirinya mengatakan akan membawa amanah partia, yakni menjadi capres.

"Pak Ganjar kan sudah dicalonkan sebagai capres (PDIP). Ya, partai saya sudah mencalonkan saya sebagai capres (Partai Gerindra)," katanya Prabowo saat ditemui usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Sumber, Solo, dikutip dari Suara.com, Sabtu (22/4/2023).

Prabowo tegas mengatakan jika Partai Gerindra yang dibesutnya sudah sangat kuat untuk bertarung di pilpres 2024 mendatang.

"Dan partai saya agak kuat juga sekarang," tandas dia.

Bukannya menerima perintah presiden, Menteri Pertahanan malah tegas mengatakan sedang mencari calon wakil presiden (cawapres). 

Baca Juga: SETOP BICARA GANJAR! Prabowo Subianto Malah Doakan Elektabilitas Anak Jokowi Terus Meroket, Sinyal Gandeng Gibran Jadi Cawapres?

Akan tetapi, untuk siapa yang tepat menjadi pendampingnya, Prabowo mengatakan tidak mau terburu-buru mengumumkannya.

"Kita lihat perkembangan, masih lama. Pendaftarannya kan Oktober, masih lama. Nanti kalian (awak media) tidak ada kerjaan kalau cepat-cepat," pungkasnya.

Hingga kini, ia mengakui sudah ada beberapa nama untuk menjadi pendampingnya.

Tetapi, ia enggan menyebut dan mengumumkannya sekarang.

"Daftarnya kalian tahu semua kan?" kata Menteri Pertahanan ini.

Ketika ditanya apakah tidak mau duet dengan Pak Ganjar, Prabowo mengatakan jika beliau sudah dicapreskan.

"Lihat perkembangan dinamika nanti. Beliau kan sudah dicalonkan capres, kecuali nanti ada perkembangan dinamika. Oke jangan berandai-andai," jelas Prabowo. (*)

Load More