SUARA BANDUNG - Juru Bicara (Jubir) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sigit Widodo kini kembali dihujat netizen. Usai cuitannya perihal jumlah makanan yang dibeli saat makan di RM Hadea, dengan keterangannya kepada media massa berbeda, kini Jubir PSI kembali dicecar terkait hal lain.
Berdasarkan salah satu video penelusuran oleh sebuah media massa kondisi terkini lokasi RM Hadea di Tol Cipali yang kena sanksi dan harus tutup sementara, netizen menemukan adanya kejanggalan lain. Yakni spanduk daftar harga makanan yang terpampang jelas dan terpasang, di tempat makan yang diviralkan oleh Jubir PSI, Sigit Widodo.
Penemuan spanduk harga makanan RM Hadea tersebut dibagikan oleh akun Twitter bernama @AnggaPutraf, yang tak habis pikir dengan cuitan Jubir PSI sampai berefek penutupan sementara rumah makan itu.
"ANJ*** BENERAN ADA SPANDUK HARGANYA.. udah dipasang lama.," cuit @AnggaPutraf, Senin (24/4/2023).
Sontak saja, netizen lain ramai ikut serta membahas dan mengambil tangkapan layar dari spanduk harga yang diimaksud.
Tak cuma dihujat, Sigit Widodo juga dinilai telah melakukan fitnah terhadap rumah makan yang bersangkutan oleh netizen.
"Yup....jatuhnya fitnah gak sih?," komen @PineksoRoyi1
Berbagai tanggapan kasar hingga menyebut lafaz Allah pun bertebaran di kolom komentar, usai mendapati fakta tersebut.
"ya allah maafkan hambamu ini ga bisa berkata-kata lagi klo kya gini, banyak yg ke gocek kader psi soal ga ada pricelist/ditanya harga dijwb makan aja dulu dan akhirnya ngerugiin sipenjual," tulis @SpikLAL***
Baca Juga: Duduk Perkara Peneliti BRIN Ancam Warga Muhammadiyah: Tuai Polemik, Kini Minta Maaf
"Kalopun penjual ngitung harganya salah kan tinggal ngomong. Dengan list harga terpampang di depan, pembeli bisa ikutan menghitung."
"Lain soal kalo dasarnya emang pelit dan males ngitung. Tauknya komplen doang. Eh, PSI kan emang jagonya kritik yg mengada2," kata @RidNge***
"Fix matiin rejeki orang," timpal @PintuKa*** (*)
Sumber: Twitter @AnggaPutraf, @PineksoRoyi1
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring