Benarkan semuanya gara-gara gas rumah kaca?
Kita harus tahu apa itu gas rumah kaca? Teorinya, gas rumah kaca merupakan gas yang memerangkap panas di atmosfer.
Sederhananya, apabila sinar Matahari sangat terik masuk ke Bumi, maka akan dipantulkan lagi ke luar bumi.
Hal itu bisa dilakukan dari air laut, es di kutub, ataupun lain-lainnya.
Dengan kondisi tersebut, maka suhu permukaan bumi akan sangat bergantung pada energi panas yang masuk dan keluar.
Masalah besar saat ini adalah sinar matahari yang dipantulkan justru tertahan. Tidak bisa keluar dari Bumi, karena terhalang gas-gas itu.
Padahal keadaan yang sudah menjadi siklus alam, sinar matahari dari luar terus masuk.
Jika terus tertahan, alhasil suhu bumi pun meningkat secara drastis.
Nah, kondisi ini diperparah dengan kandungan gas yang paling bahaya, yakni karbon dioksida yang malah meningkat drastis yang disebabkan revolusi industri.
Belum lagi adanya aktivitas manusia yang memperparah perubahan iklim. Uap air bisa memblokade sinar Matahari yang mau keluar dari bumi.
Jika kenaikan masif CO2 terus berlanjut, maka dahsyatnya bencana pada zaman es bisa terjadi.
Artinya jumlah gas rumah kaca di setiap belahan dunia sama besarnya, tidak peduli negara mana yang paling banyak melakukan produksi.
Dan harus diketahui, jika untuk mencegah hal ini, tidak bisa dilakukan oleh komunitas orang atau satu dua negara, melainkan dunia.
Perlu digaris bawahi, kita semua tidak bisa menghentikan perubahan iklim. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN