/
Senin, 01 Mei 2023 | 13:20 WIB
Said Iqbal, Presiden Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia. (YouTube/Refly Harun)

SUARA BANDUNG - Said Iqbal merupakan seorang tokoh pergerakan kaum buruh sekaligus politikus asal Indonesia. Saat ini ia menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dan Presiden Partai Buruh (dibentuk kembali pada 5 Oktober 2021 dan akan menjadi kontestan Pemilu 2024).

Tidak hanya aktif di dalam negeri, Said Iqbal pun aktif dalam organisasi internasional seperti International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Ketenagakerjaan Internasional. 

"kebetulan saya salah satu pengurus pusat badannya ILO, saya 3 periode hampir 9 tahun berkantor di Jenewa (Swiss), namanya ILO Governing Body," kata Said Iqbal dalam podcast Refly Harun, Minggu (30/4/2023). 

Said Iqbal mengaku dirinya pernah keliling dunia menjadi pembicara dan peserta seminar. Dari situ ia belajar bagaimana membuat format organisasi dari tingkat pusat hingga RT/RW hingga bagaimana mekanisme dalam menentukan dukungan terhadap calon presiden. 

Mendengar pengalaman Said Iqbal tersebut, Refly Harun langsung menyela penjelasannya. 

"Wah, ini buruh yang mana nih? Buruh tapi elite," kata Refly.

"Saya buruh elite tapi mengakar, itu yang penting. Elite boleh, tapi tetap mengakar," timpal Said Iqbal. 

Hadir dan hidupnya kembali partai buruh di Indonesia menurut Said Iqbal didorong oleh faktor  kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap pekerja atau kaum buruh. Terutama terkiat disahkannya undang-undang cipta kerja (omnibus law).

Di Indonesia corak dan ideologi partai politik tidak ada yang secara spesifik mengakomodasi kepentingan kelas pekerja atau kaum buruh. Setidaknya ada dua aliran kelompok besar partai politik di Indonesia, yaitu nasionalis dan agama.

Baca Juga: Ketum Golkar Temui SBY di Cikeas, PKS: Moga-moga Pak Airlangga Bisa Nambah Lebih Bagus

Berbeda dengan di German, Inggris, Jepang, atau negara lainnya yang mana ada partai khusus untuk memperjuangan kepentingan kelas pekerja. (*)

Sumber: YouTube Refly Harun

Load More