SUARA BANDUNG— SEA Games 2023 yang dihelat di Kamboja telah menimbulkan keriuhan bagi warga Indonesia. Setelah fenomena terbaliknya bendera Indonesia, kali ini keriuhan datang dari cabang pencak silat.
Pasalnya diketahui bahwa pelatih pencak silat asal Vietnam mengajak ribut pelatih asal Indonesia, hingga video ribut tersebut beredar memenuhi halaman media sosial.
Video ribut di arena pencak silat tersebut terlihat oleh bandung.suara diunggah oleh akun twitter bernama Miss Tweet pada Jum’at 12 Mei 2023.
Dalam cuitannya tersebut, akun tersebut mengungkapkan bahwa pelatih asal Vietnam tersebut yang pertama kali menabuh genderang untuk berantem.
“Pelatih silat Vietnam nantang baku hantam pelatih asal Indonesia,” tulisnya sebagaimana dikutip bandung.suara dari @Heraloebs pada Selasa (16/5/2023).
Fenomena ributnya pelatih pencak silat asal Vietnam dan Indonesia di SEA Games 2023 ini menambah catatan buruk penyelenggaran SEA Games 2023 di Kamboja.
“Mon maap, kek nya SEA Games Kamboja adalah yg paling absurd dan paling gagal penyelenggaraanya,” ujar @aini*****
Diduga kejadian ributnya para pelatih pencak silat tersebut akibat protes dari Indonesia yang tak terima dengan keputusan wasit yang memenangkan atlet Vietnam Nguyen Hong Hong An mendapatkan medali emas.
Atas protes tersebut pun, mendali emas beralih ke altet Indonesia Safira Dwi Meilanie dan terjadilah keributan yang tak diinginkan. (*)
Baca Juga: Inara Rusli Tuntut Uang Royalti Lagu Virgoun Dibagi 2, Memangnya Termasuk Harta Bersama?
Sumber: Twitter/@Heraloebs
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung