SUARA BANDUNG - Viral sebuah video yang menampakkan seorang anak Sekolah Dasar (SD) harus terpaksa pindah ke Sekolah Luar Biasa (SLB), gegara dirundung atau dibully temannya di sekolah.
Dalam video viral tersebut, nampak anak SD berjenis kelamin lelaki yang sedang berjalan diantar sang ayah menuju SLB, ditanya oleh warga setempat.
Si anak SD mengatakan jika ia seringkali diganggu oleh teman di sekolah lamanya, hingga memilih bersekolah di SLB meski jarak tempuhnya hampir 2 kilo meter dari rumah dengan berjalan kaki.
"Teng SD kula digangguni kalih kancane kula (di SD saya diganggu teman-teman saya)," ungkap si anak SD, seperti dikutip pada hari Kamis (1/6/2023).
Dalam keterangan yang diberikan sang ayah, peristiwa perundungan terhadap si anak sudah sempat ia tegur dan laporkan.
Akan tetapi, teman-teman anaknya tidak menghiraukan teguran tersebut.
"Nulis disuwek-suwek. Cah e mbejijat, ra nduwe kapok og (tulisannya disobek-sobek temannya. Bocahnya bandel, nggak pernah jera)," aku sang ayah, menceritakan perilaku teman anaknya.
Video viral itu, dibagikan oleh salah seorang warga setempat yang penasaran terhadap rutinitas ayah-anak setiap pagi dan selalu melintas di depan rumahnya.
Warganet yang melihat video anak SD bersama si ayah itu lantas menumpahkan kekesalannya, seperti dalam kolom komentar di akun Twitter @kegblgnunfaedh
Baca Juga: Jadi Rangkaian Acara Perayaan Waisak, Ternyata Ini Makna Di Balik Pelepasan Lampion
"Manusia yg paling gw benci didunia ini adalah pembully....sebagai mantan korban bully,trauma akibat bully itu lama sembuhnya karena psikosomatik," komen @ToddBud****
"emg anjing yg bully kya gini harus dibina dan dikasih efek jera sih, adeklu dulu pas sd juga sering dibully, dan sekarang didiagnos bipolar disorder sama depression with psycotic, harus rutin minum obat dan susah diajak ngobrol :(," tulis @hyrupskuyli****
"Gue benci banget sama pembully, pas SD, SMP bahkan SMA juga pernah di buli walaupun cuman secara Verbal, yg parah pas SMP ntah emang mainya gitu atau gua emang di buli, waktu itu gue digebukin sama kk kelas, trus pulang gue bilang mau ngadu k ortu, pas nyampe rmh aku cmn diam," tulis @huota****
Hingga artikel ini ditulis, kisah anak SD yang pindah ke SLB gegara dibully temannya pada unggahan akun Twitter @kegblgnunfaedh, telah di-retweet hingga 3 ribu lebih dengan jumlah likes sebanyak 26,8 ribu dan dilihat oleh 2 juta warganet. (*)
Sumber: Twitter @kegblgnunfaedh
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa