Bola / Bola Dunia
Kamis, 28 Mei 2026 | 15:43 WIB
Samir Nasri (Foto:mcfc.co.uk)
Baca 10 detik
  • Samir Nasri mengundurkan diri sebagai pandit final Liga Champions antara PSG dan Arsenal di Budapest mendatang.
  • Keputusan ini diambil setelah Nasri menerima hinaan dari ultras PSG saat laga semifinal di kota Munich.
  • Stasiun televisi Canal+ kini meniadakan nama Nasri dari daftar akreditasi UEFA untuk liputan langsung laga tersebut.

Suara.com - Mantan pemain Timnas Prancis, Samir Nasri, memutuskan mundur dari tugasnya sebagai pandit final Liga Champions antara Paris Saint-Germain melawan Arsenal di Budapest setelah menjadi sasaran hinaan saat semifinal.

Nasri mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari ultras PSG di Munich, yang membuatnya memilih tidak terlibat dalam liputan langsung laga final.

Menurut laporan Le Parisien, Nasri tidak akan berangkat ke Budapest setelah stasiun televisi Canal+ mengirim daftar akreditasi baru kepada UEFA tanpa mencantumkan namanya. Sebelumnya, ia dijadwalkan tampil sebagai analis pertandingan secara langsung.

Final Liga Champions musim ini mempertemukan dua juara domestik. PSG lolos ke final usai menyingkirkan Bayern Muenchen dengan agregat dramatis 6-5, sementara Arsenal melaju setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan skor agregat 2-1.

“Ya, itu benar. Tapi itu bagian dari permainan sebagai mantan pemain Marseille untuk dihina oleh fans Paris... meskipun menurut saya mereka punya hal lain yang lebih penting dilakukan, seperti merayakan kelolosan ke final,” kata Nasri kepada L’Equipe.

“Yang mengganggu saya adalah mereka menghina ibu saya... Tapi itu bukan alasan saya tidak pergi ke Budapest untuk final," lanjutnya.

“Itu bukan pertama kalinya saya dihina di stadion, dan tentu bukan yang terakhir. Kalau saya terlalu memikirkannya, saya pasti berhenti bekerja di televisi dan berhenti datang ke pertandingan," ujar Nasri.

“Ini PSG melawan Arsenal, jadi lebih baik ada Robert Pires yang benar-benar fans Arsenal dan David Ginola yang benar-benar fans PSG daripada seseorang yang netral seperti saya di panel. Arsenal memang mantan klub saya juga, tapi saya tidak punya hubungan luar biasa dengan suporternya,” imbuhnya.

Keputusan Nasri mundur membuat Canal+ kemungkinan akan mengandalkan nama lain dalam tim analis mereka untuk laga puncak di Budapest tersebut.

Baca Juga: Gaya Pede Walkot New York Zohran Mamdani Pakai Gamis Arsenal saat Salat Idul Adha

Load More