SUARA BANDUNG - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea berikan pesan menusuk bagi Kapolda hingga Kapolri pada Kamis (1/6/2023).
Pesan tersebut berisi pertanyaan sekaligus saran terkait kasus pelanggaran berat seperti pemerkosaan yang kini sedang ramai diperbincangkan.
Hotman Paris minta Kapolda hingga Kapolri untuk menghilangkan Restorasi Justice (RJ) pada kasus berat.
Terlebih jika kasus tersebut terjadi dikalangan masyarakat yang bahkan tidak tahu apa arti dari RJ atau mediasi untuk berdamai.
Menurut Hotman Paris, RJ untuk kasus yang sudah jelas tingkat statusnya atau sampai mengancam kehidupan korban tidak perlu ditawarkan.
"Itulah dimana seharusnya Kapolri menunjuk kasus mana yang seharusnya RJ," saran Hotman Paris.
Hal ini ia ajukan bukan tanpa alasan yang jelas sebab dalam banyak kasus terlebih jika terjadi di daerah tertentu.
Mereka tidak paham istilah hukum yang sering digunakan sebagai contoh restorasi justice (RJ) atau upaya mediasi ini.
Bahkan dalam beberapa kesempatan, pengacara yang akrab disebut Bang Hotman itu menemukan fakta lain.
Baca Juga: Lagi, Ombudsman Kembali Terima Laporan Pemotongan Beasiswa di Kampus Swasta NTB
Jika masyarakat cenderung takut apabila dipanggil oleh polisi hingga mudah terpengaruh untuk mengikuti apapun jalan yang ditawarkan.
"Karena orang daerah itu apabila dihadapkan dengan polisi akan ketakutan hingga bisa saja berakhir damai,"pungkasnya. (*)
Sumber: Instagram @hotmanparisofficial
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026