SUARA BANDUNG – Kasus Rudapaksa Gadis 15 Tahun di Sulteng, Hotman Paris Sindir Kapolda: Kenapa yang Ditangkap Baru 5 Orang?
Hotman Paris, sang pengacara ternama, menyindir Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan sentilan pedas.
Hal ini terjadi setelah Kapolda Sulteng dengan tegas mengklarifikasi perubahan terminologi dalam kasus mengenaskan pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia 15 tahun di Parigi, Moutong.
Dari yang semula dikategorikan sebagai kasus pemerkosaan, kini berubah menjadi kasus persetubuhan anak di bawah umur.
Akhirnya, Hotman Paris pun angkat suara mengenai masalah ini dengan penuh semangat, dikutip dari Instagram hotmanparisofficial pada Kamis (1/6/2023).
Dengan penuh ketidakpuasan, Hotman Paris mempertanyakan keputusan untuk mengganti istilah dari rudapaksa menjadi persetubuhan anak di bawah umur.
Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan alasan di balik penangkapan hanya lima dari sebelas pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
"Mana yang benar? Ada 11 pelaku? Kenapa yang ditangkap baru 5 orang?" tulisnya dalam postingan Instagram pribadinya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Gelar Jenang Jurai Gubernur Herman Deru Dikritik Masyarakat Adat Semende Sumsel: Gak Ada Silsilahnya!
-
Oknum Polisi hingga Kades Terlibat dalam Kasus Rudapaksa Remaja 15 Tahun, Hotman Paris: Ada 11 Pelaku Kok Baru 5 yang Ditangkap?
-
CEK FAKTA: Joachim Low Resmi Jadi Dirtek PSSI dengan Masa Kontrak 6 Tahun
-
Millen Cyrus Unggah Foto Romantis, Warganet Malah Salah Fokus ke Selangkangan Lionel Lee: Ada yang Hilang?
-
Pantas Inara Kepincut, Ternyata Wajah Asli Virgoun Dulunya Ganteng: Sekarang Butek
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat