/
Senin, 05 Juni 2023 | 21:00 WIB
Mahfud MD berjanji akan turunkan tim untuk mendampingi Syarifah yang dipolisikan oleh Pemkot Jambi. ((Instagram/@mohmahfudmd))

SUARA BANDUNG - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, akhirnya buka suara terhadap kasus Syarifah Fadiyah Alkaff. Seorang anak SMP dari Jambi yang berlakangan viral.

Pasalnya, Syarifah yang diketahui berjuang untuk mempertahankan hak neneknya atas tindakan dzolim dari perusahaan asal China yang bekerja sama dengan Pemkot Jambi, justru dipolisikan. Hingga nama Mahfud MD pun disenggol warganet.

Melalui cuitan di akun Twitternya, Mahfud MD mengatakan rasa terima kasih kepada warganet, telah menginformasikan perihal kasus Syarifah yang dipolisikan Pemkot Jambi.

Tak hanya itu, Mahfud MD juga berjanji akan menurunkan langsung timnya yang bekerja sama dengan Kementerian PPA, Kompolnas, KPAI untuk terjun langsung ke Kota Jambi dan mendampingin Syarifah.

"Terimakasih atas infonya. Polhukam akan berkordinasi dgn Kementerian PPA, Kompolnas, dan Komisi Perlindungan Anak utk bisa ke Jambi, membantu mendampingi anak ini. Dampingi, lindungi, dan jernihkan masalahnya, perlakukan anak-anak sesuai dgn hukum yang berlaku bagi anak-anak.," seperti dikutip pada hari Senin (5/6/2023).

Diketahui, Syarifah sebelumnnya sempat melaporkan sebuah akun Instagram dari Infruncer Wali Kota Jambi, Syarif Pasha yang mengatakan gadis SMP tersebut sebagai wanita penghibur.

Sayangnya, saat memenuhi panggilan Polda Jambi, Syarifah justru berstatus terlapor dan dikenai pasal berlapis. Usai Kabag Hukum Pemkot Jambi Gempa Awaljon Putra dan Humas Pemkot Jambi melaporkannya. 

Karena hal tersebut, kini warganet beramai-ramai memviralkan kasus Syarifah, yang justru didzolimi oleh Pemkot Jambi. (*)

Baca Juga: Deddy Corbuzier Singgung soal Dada Enzy Storia Pakai Kata Vulgar, Auto Diprotes Istri Molen: Kasar Banget!

Load More