/
Minggu, 18 Juni 2023 | 16:30 WIB
Innalillahi, viral video anak digigit anjing rabies dan meninggal dunia. Simak fakta gejala dan tahapan stadiumnya di bawah ini. (Tiktok/Delia NASA)

SUARA BANDUNG - Innalillahi, baru-baru ini viral video seorang anak di Bali digigit anjing rabies hingga meninggal dunia di media sosial.

Video viral itu menampakkan, si anak yang sudah berada di puskesmas dan dalam tahap takut dengan air, usai digigit anjing tetangganya yang terkena rabies.

Lantas benarkah gejala tahap akhir tertular rabies adalah hidrofobik alias takut pada air, seperti pada video viral tersebut? 

Berdasarkan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, disebutkan bahwa ada beberapa tahap stadium seseorang tertular rabies, hingga meninggal dunia, seperti dikutip oleh tim bandung.suara.com pada hari Minggu (18/6/2023).

Dalam keterangan tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut dr. Stevan Dandel, MPH memaparkan beberapa tahap seseorang tertular rabies yang perlu diwaspadai. Yakni:

Prodomal

Prodomal adalah tahap awal seseorang terinfeksi rabies. Gejalanya seperti terpapar virus lain, yaitu demam, sakit kepala, anoreksia, mual dsb.

Sensoris

Tahap kedua dinamakan dengan sensoris, yaitu gejala nyeri pada luka yang digigit. Rasa kesemutan, kebas, panas, gugup, gelisah, keringat berlebih, air liur berlebih, keluar air mata berlebih.

Baca Juga: Cara Beli Tiket Attack on Titan: The Final Exhibition Jakarta, Harganya Paling Mahal Rp500 Ribu

Eksitasi

Tahap eskitasi merupakan stadium akhir seseorang tertular rabies, hingga berefek kelumpuhan dari bagian tubuh bawah ke atas cukup cepat.

Gejalanya adalah gelisah, mudah terkejut, takut air, takut angin dan takut cahaya.  (*)

Sumber: Kemenkes.go.id

Load More