SUARA BANDUNG - Sebagai seorang Muslim, menyampaikan kebenaran dan saling menasihati kepada sesama tentu sudah menjadi sebuah anjuran.
Namun cara yang salah dalam penyampaiannya, sering kali membuat nasihat tersebut tidak didengar.
Dalam kanal YouTube Al Bahjah TV, Ustadz Buya Yahya memberikan pandangan dan petunjuk tentang cara menasihati teman yang sedang berbuat kemaksiatan.
Buya Yahya menggarisbawahi pentingnya memandang orang bermaksiat dengan pandangan kasih sayang dan menyadari bahwa kita dianjurkan untuk saling mengingatkan.
“kita perlu memandang orang bermaksiat dengan pandangan kasih sayang, dan pandangan kasih sayang itu akan menggugah kita untuk mencari cara bagaimana saya membawa dia untuk kembali (tidak berbuat maksiat),” ujar Buya Yahya
Dalam cara menasihati ini bermacam-macam, namun Buya Yahya mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
“Kita lihat kondisinya, Anda harus lihat siapa diri Anda, sejauh mana kekuatan bicara anda bakal didengar,” tuturnya.
Sehingga saat ingin menasihati atau menyampaikan kebenaran kepada teman yang bermaksiat, perlu adanya pengertian soal waktu, cara, dan posisi.
1. Perhatikan Waktu yang Tepat
Pertama-tama, Buya Yahya menekankan pentingnya memperhatikan waktu yang tepat. Menurutnya, menasihati atau menyampaikan kebenaran tidak perlu seketika saat seseorang melakukan kesalahan.
Baca Juga: Jejak Kontroversi Effendi Simbolon: dari Singgung TNI, Kini Dukung Prabowo?
Sebaliknya, kita perlu mencari waktu yang tepat sehingga hati orang tersebut terbuka untuk menerima nasihat yang diberikan. Dengan demikian, kata-kata dan nasihat kita akan lebih didengar dan diterima dengan baik.
2. Perhatikan Posisi
Selanjutnya, Buya Yahya menekankan pentingnya memahami posisi kita sebagai orang yang menyampaikan kebenaran.
Jika kita menyadari bahwa omongan kita tidak akan didengar oleh orang tersebut, tidak perlu memaksakan diri.
Sebaliknya, kita harus mencari orang lain yang bisa lebih efektif dalam menyampaikan pesan yang sama. Hal ini penting untuk menghindari agar orang tersebut tidak semakin menjauh.
3. Menasihati dengan Berbuat Baik
Terakhir, Buya Yahya menekankan pentingnya berbuat baik dalam menyampaikan kebenaran kepada teman yang bermaksiat.
"Penuh hatinya dengan kebaikanmu maka dia akan membuka hatinya untuk dengar omonganmu ini. Jadi, kalau kita ingin nasihati orang ya kita harus pakai akhlak," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Istri Berselingkuh karena Suami Tak Memberi Nafkah Lahir dan Batin? Begini Kata Buya Yahya!
-
Suami Cari Nafkah, Siapa yang Pertama Kali Berhak Mendapatkannya? Ini Jawaban Buya Yahya
-
Para Wanita Bisa Sholat Tanpa Mukena, Buya Yahya Ungkap Caranya
-
Cara Menyikapi Aib yang Terlanjur Terbongkar Menurut Buya Yahya
-
Dosa Zalim! Buya Yahya Ungkap Cara Taubat dari Perselingkuhan, Simak Lengkapnya Berikut Ini
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran
-
Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?
-
Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
-
Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu