SUARA BANDUNG – Setelah pengakuan dari Rendy Kjaernett atas tindakan perselingkuhan dengan adik dari Raffi Ahmad, Syahnaz Sadiqah.
Rendy Kjaernett sudah meminta maaf pada semua pihak, terutama pada keluarga.
Belum lama ini, Syahnaz dan suami sahnya, Jeje Govinda buka suara melalui akun Youtube miliknya.
Namun ternyata penilaian atas ekspresi Syahnaz ditanggapi oleh ahli pakar ekspresi.
Dikutip dari Youtube Intens Investigasi pada Senin (10/7/2023), pakar ekspresi mengungkapkan gerakan pada tangan Syahnaz menandakan dia nervous.
Namun setelah statement Jeje Govinda, gerakan Syahnaz berkurang, bisa mengatasi nervousnya.
“Saya melihat bahwa kedua-duanya nervous, tapi lihat Syahnaz tangannya itu main tangan terus, baru kemudian ketika Jeje sudah mengemukakan bahwa semua orang bisa salah ya, dia bisa menyelesaikan secara internal, baru gerakan (Syahnaz) gak banyak, agak berkurang, tandanya sudah bisa mengatasi nervousnya,” kata Pakar Ekspresi.
Lebih lanjut, Pakar Ekspresi menilai saat Syahnaz ngomong bahwa dia telah menyesal, namun ungkapan tersebut diiringi dengan ekpresi senyum tertahan.
Menurutnya ekspresi menyesal yang biasanya itu, atas dasar ekpresi takut, sedih. Tapi dari ekspresi Syahnaz tak terlihat sama sekali.
Baca Juga: 5 Ide Dekor Ruang Tamu Bertema Vintage, Mudah dan Estetik!
Terutama ekspresi yang terlihat dari seseorang yang khawatir kehilangan sosoknya.
“Kalau kita bicara menyesal, seseorang yang istilahnya khawatir kehilangan, ekspresi dasar yang terlihat itu adalah ekspresi takut, sedih dan hal ini gak keluar dari Syahnaz,” ujarnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel