SUARA BANDUNG - Bambang Pamungkas ternyata sudah sejak lama memprediksi Timnas Indonesia kesulitan cari penyerang sekaliber dirinya.
Ungkapan Bambang Pamungkas seperti ramalan tentang Shin Tae Yong yang susah menemukan striker hebat layaknya Bambang Pamungkas di era 2000-an.
Legenda Timnas Indonesia dan Persija Jakarta itu mengetahuinya semenjak kebijakan pemain asing PSSI tahun 2007.
Pada tahun 2007, PSSI membuat kebijakan Liga Indonesia boleh menggunakan 5 pemain asing dan diizinkan bermain semuanya.
"2007, itu ada kebijakan yang menyatakan bahwa klub boleh menggunakan 5 pemain asing, limanya boleh main semua," jelas Bepe, dikutip dari kanal YouTube Sports77, (15/7/2023).
Dan oleh sebab itu, penyerang muda sulit mendapatkan jam terbang ketika tim merekrut striker asing.
"Klub merekrut 2 penyerang, 1 gelandang, 1 bek, selesai semua. Kemungkinan untuk pemain muda bermain di striker semakin sulit situasinya," imbuhnya.
Kebijakan PSSI lah menjadi salah satu penyebab kurangnya striker haus gol, menurut keterangan Bepe.
"Masalah kebijakan lima orang pemain asing, bagi gue itu kesalahan," ujarnya.
Baca Juga: Roadshow Hari Ini di Batam, Siap-siap Event Jazz Internasional Bajafash 2023 Digelar 28-29 Juli
Tahun 2009, Bepe mengkritik kebijakan tersebut, dan salah seorang anggota PSSI menjawabnya.
Menurut PSSI kala itu untuk meningkatkan kualitas Liga, tapi Bepe memiliki pandangan lain, karena efeknya pada masa depan Timnas Indonesia.
"Padahal sebenarnya menurut gue, bagaimana masa depan Timnas nanti," lanjutnya.
Pernyataan Bepe seakan terjadi untuk saat ini, di mana Shin Tae Yong kesulitan mencari striker handal di Timnas.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati