SUARA BANDUNG - Coach Justin atau Justinus Lhaksana memprediksi imbas positif bagi Indonesia, jika Piala Dunia U17 nantinya berhasil digelar.
Menurut Coach Justin, meski Piala Dunia U17 tak semegah perhelatan U20, namun tetap saja laga tersebut bertaraf internasional.
Sehingga, imbas Indonesia sebagai tuan rumah pelaksanaan Piala Dunia U17, Coach Justin menyebutkan akan ada banyak keuntungan.
Utamanya adalah bidang pariwisata dan perekonomian daerah-daerah yang ada di Indonesia.
Menurut Coach Justin, momentum tersebut harus dimanfaatkan dengan baik, sehingga berbagai keuntungan tersebut bisa didapatkan.
"Jadi bagaimana kita memanfaatkan momentum ini untuk membuat meriah. Biar orang tetep dateng, biar lebih menarik wisatawan, mempromosikan nama Indonesia, mengangkat ekonomi daerah-daerah yang ada. Jadi gue lihat banyak hal yang positif," ujar Coach Justin, dikutip dari kanal YouTube Justinus Lhaksana, Minggu (16/7/2023).
Hal tersebut tak terlepas dari fakta bahwa perhelatan Piala Dunia U17 tak sebesar Piala Dunia U20, yang akhirnya gagal beberapa waktu lalu.
"Memang tak semegah U20, tapi kan tetep banyak scouting yang dateng. Banyak turis-turis dateng, nah di situ kita harus bisa memanfaatkan," lanjutnya.
Dengan prediksi berbagai imbas positif tak hanya terkait dunia persepakbolaan saja, Coach Justin menegaskan bahwa jika kali ini Piala Dunia U17 kembali gagal maka yang salah adalah pihak kita sendiri.
Baca Juga: Bukan Rumput, Coach Justin Bongkar Kelemahan JIS, Jika Digunakan untuk Piala Dunia U17
"Jadi kalau seandainya nggak berhasil tuh salah kita sendiri," tambahnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan