SUARA BANDUNG - Yasa merupakan anak dengan umur 7 tahun, dan ia baru saja lulus dari TK Persatuan Islam (PERSIS) Samirono dan akan melanjutkan ketingkat Sekolah Dasar (SD).
Anak seusia umuran Yasa, tentunya belum matang dalam berpikir dan masih senang dengan dunia bermain.
Tetapi, Yasa dengan umur 7 tahun sudah sadar akan kenaran Agama Islam.
Yasa sebagai anak usia dini, tentunya ketika menginginkan sesuatu itu pastinya menangis sebagaimana pada umumnya.
Kali ini, Yasa dikabarkan selalu menangis karena ingin masuk Islam, hal tersebut tentunya tidak wajar bagi anak usia dini yang menginginkan pindah Agama.
Tidak hanya itu, Yasa dan Ibunya dikabarkan langsung masuk Islam, walaupun keluarganya masih beragama Buddha.
"Yasa dan ibunya bersyahadat, memilih Islam meskipun keluarganya masih menganut agama Buddha, ia selalu merengek ingin masuk Islam," dikutip, Rabu (19/7/2023).
Lantas bagaimana tanggapan netizen, dari tindakan Yasa yang tidak biasa pada anak seusianya?
"Itu termasuk hidayah kepada anak yang masih suci, masih bersih belum mengerti apa itu Islam tapi, Allah sudah merahmatinya, MasyaAllah Tabarokallah," ucap @tutyary6.
Baca Juga: 4 Fakta Moving, Drama Korea Bergenre Aksi yang Bertabur Bintang Terkenal
"Welcome to Islam," ucap @akbarsudiana941.
"Masyaalloh,, subhanallah, semoga istiqomah dan selalu berada dalam rahmat dan lindungannya," ucap @iwanjaelani8. (*)
Sumber: Instagram @infopersis
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kader Gerindra Sewot, Rudy Mas'ud Senggol Prabowo dan Hashim: Penyesatan Etika Publik
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman
-
Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia
-
Mengangkat Tema Penyebaran Virus, Ini Sinopsis Film Korea Baru 'Colony'
-
AC Mobil Kurang Dingin Saat Cuaca Panas Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah Kaki