SUARA BANDUNG - Pemain keturunan yang batal dinaturalisasi untuk pindah kewarganegaraan, ungkap perbedaan permainan Timnas Indonesia dengan Belanda.
Seperti yang diketahui, pemain itu sudah berpengalaman bermain di tim Belanda, tentunya saat mengikuti training camp (TC) Timnas Indonesia sedikit kaget.
Karena adanya perbedaan dalam hal metode latihan yang ia jalani selama berada di Timnas Indonesia.
Pemain yang mengungkapkan perbedaan antara Timnas Indonesia dan Belanda adalah Zico Soree.
Zico Soree merupakan pemain Willem II, ia pernah diberi kesempatan mengikuti TC Timnas U-20 untuk persiapan Piala Dunia yang batal.
Tak hanya itu, Zico Soree tak bisa mendapat status kewarganegaraan Indonesia, layaknya Ivar Jenner dan Rafael Struick yang satu angkatan.
Namun, saat bersama punggawa Garuda Muda, ia mendapat segudang pengalaman baru, khususnya dalam hal metode latihan.
Menurut keterangan Zico, dikutip dari Wawancaranya di YouTube Yussa Nugraha, (22/7), Timnas Indonesia lebih mengandalkan kerja keras serta latihan mental dan mindset.
Sedangkan selama ia berkarir di Belanda, banyak tim sana yang latihan taktik ketimbang mindset serta mental.
Baca Juga: Amanat Pembina Upacara 17 Agustus yang Singkat dan Jelas untuk Upacara Bendera HUT RI Ke-78
"Iya menurutku di sana lebih fokus kerja dengan keras, kalau di Belanda lebih fokus taktik," jelas Zico.
"Saat di Timnas pelatihnya fokus mindset, mental pemain dan kerja keras," imbuhnya.
Tapi, menurutnya hal tersebut justru bagus, apalagi ia baru pertama kali mengikuti TC.
"Menurutku itu bagus, tapi aku harus adaptasi waktu pertama di sana karena belum terbiasa," lanjutnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran