SUARA BANDUNG - Kabar mengejutkan datang dari Pratama Arhan, menjadi bintang di Timnas Indonesia, justru terkena "siram" oleh pelatihnya sendiri.
Siraman dari sang pelatih berupa kalimat kritik yang menuju ke Pratma Arhan sebagai bintang Timnas Indonesia.
Diketahui pelatih Tokyo Verdy tidak puas dengan debut Pratama Arhan di J-League 2 Musim 2023/2024.
Penampilan Pratama Arhan tidak sesuai ekspetasi Hiroshi Jofuku sebagai nahkoda tim.
Tampil sebagai pengganti, Hiroshi Jofuku mengira Arhan bakal mengeluarkan semua kemampuannya.
Sayangnya, ekspektasi Hiroshi dipatahkan oleh performa Arhan di atas lapangan. Alhasil, hingga laga usai, Tokyo Verdy kalah 0-1 dari Shimizu S-Pulse.
"Tentu ini sebuah musibah, saya ingin dia memperlihatkan kelebihannya dalam menggunakan kaki kiri dan lemparan ke dalam," jelas Hiroshi melalui laman resmi klub.
Siraman kritik dari Hiroshi ke Arhan diharap bisa membuat sang pemain berkembang.
Selain itu, Arhan jarang mendapat menit bermain bersama Tokyo Verdy di J-League 2.(*)
Baca Juga: Resmi Gabung ke PAN, Jeje Govinda dan Nisya Ahmad Nyaleg di Jawa Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN