SUARA BANDUNG - Justinus Lhaksana alias Coach Justin berikan tanggapannya terkait perseteruan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, manajer Timnas Indonesia dan pelatih klub Liga 1.
Menurut Coach Justin, amarah Manajer Timnas Indonesia, Sumardji dan Erick Thohir seharusnya bisa lebih diredam dalam menghadapi polemik yang terjadi.
Coach Justin mengingat kasus yang serupa dialami olehnya dulu ketika masih menjadi pelatih Timnas Futsal, kini yang sedang hangat dipermasalahkan manajer Timnas Indonesia dan Erick Thohir pada beberapa klub Liga 1.
Menurut Coach Justin, dengan kondisi seperti itu, seharusnya sebagai badan yang mengurusi Timnas Indonesia, baik itu Sumardji maupun Erick Thohir menempuh jalur yang lebih elegan untuk merebut hati klub.
Sebab, kemurkaan keduanya justru memperlihatkan arogansi pihak PSSI yang hanya akan berakhir sia-sia.
"Apakah itu cara yang benar untuk meyakinkan para klub? Karena kekerasan dengan kekerasan tuh ga ada gunanya, lu nggak boleh show of power (pamer kekuatan), gitu loh," kata Coach Justin, dikutip dari kanal YouTube Justinus Lhaksana, Minggu (20/8/2023).
"Siapapun kamu, tetep yang meng-handle adalah manusia yang punya emosi yang punya kepentingan," sambungnya.
Ia juga mengatakan bahwa kasus seperti ini seolah sama dengan kasus antara PSG vs Neymar yang berakhir damai.
Sehingga, Coach Justin tetap menyarankan supaya pihak PSSI bisa mendekati pihak klub secara baik-baik dan tak perlu membesar-besarkan masalah ini lagi.(*)
Baca Juga: Gantian, Giliran Inge Anugrah Tuding Ari Wibowo Berselingkuh, Begini Kata Saksi
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali
-
Sangkar Emas dan Romansa Toxic: Membedah Era Revolusioner dalam Drama Blazing Elegance
-
Membaca Yuk Gaul! Jadi Orang Keren Tanpa Kehilangan Arah
-
Waspada 'Silent Killer', Begini Cara OMRON Pastikan Akurasi Cek Tensi Mandiri di Rumah
-
Saat Desain Harus Bisa Dirasakan: Filosofi di Balik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch
-
4 Inspirasi OOTD Cha Woo Min dengan Gaya Casual Streetwear yang Kekinian!
-
Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut
-
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?
-
4 Rekomendasi Cleansing Balm Lokal Terbaik untuk Makeup Waterproof, Mulai Rp50 Ribuan