News / Metropolitan
Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:54 WIB
Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut. (Suara.com/Yoga)
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas bantuan kemanusiaan senilai 5,8 miliar Rupiah di Balai Kota pada 20 Agustus 2026.
  • Bantuan logistik dari berbagai instansi Pemprov DKI mencakup kebutuhan pangan, perlengkapan non-pangan, peralatan medis, dan toren air.
  • Seluruh bantuan dikirim melalui jalur udara dan laut dari Jakarta untuk meringankan beban korban gempa di NTT.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi melepas bantuan logistik kemanusiaan bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelepasan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Kamis (20/8/2026) di halaman Pendopo Balai Kota Provinsi DKI Jakarta.

"Total bantuan yang diberangkatkan mencapai Rp5.853.728.500," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat.

Maruli melaporkan, bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi dari sejumlah instansi Pemprov DKI Jakarta beserta mitra terkait.

BPBD DKI Jakarta menyalurkan bantuan pangan berupa makanan siap saji, biskuit, dan air mineral.

Mereka juga mengirimkan bantuan non-pangan seperti kasur lipat, bantal, selimut, family kit, kids wear, terpal, dan karung.

Dinas Sosial DKI Jakarta turut menyumbang air mineral, paket makanan anak, serta terpal dan tenda gulung.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta memberikan bantuan medis berupa infus NaCl, infus RL, infus D40 persen, dan betadine.

Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta menyumbangkan sarden, kornet, biskuit bayi, bubur bayi, bubur instan, mie instan, dan rendang.

Baca Juga: Pasar Tumpah Diduga Jadi Biang Kecelakaan Maut Pelajar Kramat Jati, Pramono Perintahkan Penertiban

PAM JAYA mengirimkan 202 unit toren air untuk kebutuhan air bersih warga terdampak.

Selain bantuan barang, Pemprov DKI Jakarta juga menyalurkan bantuan tunai dari BUMD dan OPD. "Sebesar 1 miliar 110 juta Rupiah," kata Maruli.

Bantuan lain berupa pengiriman mobile Water Treatment Plant (WTP) senilai Rp2,5 miliar.

Maruli menyampaikan, seluruh bantuan tersebut akan segera diberangkatkan menuju lokasi bencana.

"Seluruh kendaraan yang akan mengangkut bantuan akan bergerak menuju Bandara Halim Perdanakusuma," paparnya.

Pengiriman bantuan akan dilakukan melalui dua jalur distribusi, yakni laut dan udara.

"Jalur udara melalui Bandara Halim Perdanakusuma dan jalur laut melalui Pangkalan TNI AL di Pelabuhan Komando Armada 1 di Jakarta Utara," rinci Maruli.

Mekanisme pengirman dua jalur bertujuan agar distribusi bantuan tetap terintegrasi dengan sistem penanganan bencana nasional.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat NTT yang terdampak bencana gempa bumi.

Load More