SUARA BANDUNG - Pertandingan Persija kontra Persib di Stadion Patriot Chandrabhaga pada Sabtu (2/9/2023) lalu menyisakan beberapa permasalahan akibat kerusuhan suporter yang kembali terjadi.
Sejumlah korban mendapatkan pengobatan akibat kerusuhan tersebut.
Tak hanya suporter, seorang pedagang yang berada di luar stadion pun turut menjadi korban.
Kerusuhan suporter itu diduga disebabkan oleh beberapa hal seperti kesal karena tim kesayangannya tidak menang hingga pengaruh minuman keras.
Video-video kerusuhan pun ramai di media sosial hingga memicu kekecewaan netizen.
Dikutip dari Twitter @Bola_Jakarta pada Senin (4/9/2023), berikut kekecewaan netizen.
"Udah gak menang di 5 pertandingan terakhir, gak belajar dari tragedi Kanjuruhan juga. Terus sekarang terancam sanksi yang kemungkinan bakal berat," tulisnya.
Unggahan @Bola_Jakarta itu mendapat banyak respon dari netizen lain yang sama-sama kecewa dengan kerusuhan di Stadion Patriot Chandrabhaga.
Dikutip dari kolom balasan @Bola_Jakarta, sebagian netizen terpantau menyarankan hukuman berupa laga home tanpa penonton.
Baca Juga: Jabatannya akan Segera Berakhir, Ganjar Titip Pesan ke Gibran untuk Jaga Kondusivitas di Kota Solo
"Gue lebih suka kita kena hukuman yang berat, larangan home tanpa penonton 6 kali lebih juga boleh. Biar pada mikir, gak asal pukul, gak asal nge-chant anjing-anjingan. Mukulin orang gak bikin keren dan dibilang kuat, yang didapet cuma stigma perusuh, bau dan gembel," komentar @pa***uy.
"Minimal gak boleh ada penonton di laga home dalam beberapa match biar kapok," kata @_n***an.
"Mending denda besar dan hukuman main tanpa penonton 10 pertandingan. Dengan gitu, klub jadi miskin, akhirnya degradasi," saran @pa***rr.
Sebagian netizen lainnya mengungkapkan keputusasaannya pada kondisi persepakbolaan Indonesia akibat ulah suporter yang tak bisa mengendalikan emosi di stadion. (*/Rahadian)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
Terkini
-
5 Shio Paling Hoki pada 8 April 2026: Karier dan Dompet Tebal
-
Luke Vickery Resmi Diproses Naturalisasi, Siapa Bakal Tergeser di Timnas Indonesia?
-
Cara Merawat Baterai Mobil Listrik, Hindari Kebiasaan Sepele Ini Agar Tahan Lama
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 2 Kali Lipat Saat Libur Paskah 2026, Tembus 270 Ribu Orang
-
Ayah Lesti Kejora Tetap Hidup Sederhana di Kampung, Rizky Billar Bangga
-
3 Zodiak yang Akhirnya Move On dan Dapat Kelegaan di 8 April 2026
-
Pemerintah Belanja Ekspansif Sembari Jaga Disiplin Fiskal, Ekonomi Beri Sinyal Positif
-
Polemik Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pimpinan KPK Belum Dapat Panggilan dari Dewas
-
Pasung Jiwa: Saat Tubuh dan Norma Menjadi Penjara bagi Kemanusiaan