SUARA BANDUNG - Regulasi enam pemain asing dan satu kuota Asean seperti Gali Freitas untuk Liga 1 sempat diragukan banyak orang, termasuk Mamat Alkatiri hingga Coach Justin.
Dilansir dari cuitan akun X/Twitter salah satu pecinta sepakbola, Noorridho Ilmansyah, Mamat Alkatiri dan Coach Justin sempat meragukan regulasi tersebut, hingga akhirnya nama Gali Freitas dari PSIS seolah menepis keraguan keduanya.
Pasalnya, regulasi kuota Asean seperti masuknya Gali Freitas untuk PSIS nampak tepat dan tidak seperti prediksi Coach Justin maupun Mamat Alkatiri.
"Meskipun regulasi ini mendapatkan beberapa kontra, misalnya dari @CoachJustinL ataupun @MamatAlkatiri yang menjadikan bahan candannya di opening Sport77, namun dengan adanya regulasi tersebut klub-klub berlomba-lomba mencari pemain asing yang sesuai kebutuhannya masing-masing," cuit Noorridho Ilmansyah, dikutip hari Sabtu (9/9/2023).
Dalam podcast yang dimaksud, Mamat Alkatiri sebagai salah satu host kanal YouTube yang membahas sepakbola Indonesia kala itu mempertanyakan manfaat dari banyaknya regulasi kuota asing dan ditambah kuota Asean di Liga 1.
Noorridho menyebut, jika hingga pekan ke-11 BRI Liga 1, kualitas Gali Freitas yang notabene diambil dari kuota Asean justru membuat publik tercengang.
Sebab, striker berusia 18 tahun asal Timor Leste yang awalnya hanya diplot sebagai cadangan itu berubah menjadi idola baru fans PSIS dan mendapatkan pengakuan atas kualitasnya dari banyak orang.
"Khusus untuk Gali Freitas, wonderkid asal Timor Leste ini awalnya hanya diplot menjadi cadangan dari Vitinho. Banyak yang underestimate dengan kemampuannya apalagi ia hanya menyandang status," tulisnya.
"Namun berkat penampilan gemilangnya, Gali berhasil menggeser Vitinho ke bangku cadangan dan saat ini menjadi top performer di klub dengan 5 gol/4 assist," tambah Noorridho panjang lebar.(*)
Baca Juga: Jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Simak Head to Head Timnas Indonesia vs China Taipei
Berita Terkait
-
Ditanya Soal Kemenangan Timnas Indonesia Senior dan U-23, Coach Justin: Harusnya Sih Lolos dan Gue Nggak Liat Ranking
-
Soal Timnas Indonesia yang akan Berlaga di FIFA Matchday dan Babak Kualifikasi Piala Asia 2024, Coach Justin: Menang Kalah Gue Nggak Peduli
-
Gol Gali Freitas PSIS Masuk Nominasi Goal of The Week BRI Liga 1 Pekan ke-11, Warganet: Komentator Sampai 'Ngelag'
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali