SUARA BANDUNG - Timnas Indonesia di bawah komando Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI dikritisi oleh Bung Towel.
Timnas Indonesia zaman Erick Thohir saat ini digadang-gadang sebagai generasi emas, namun Bung Towel menyanggahnya.
Meskipun Bung Towel tak menampik bahwa Ketum PSSI Erick Thohir cukup jeli melihat potensi para penggawa Timnas Indonesia yang baru saja mengalahkan China Taipei 9-0 di babak kualifikasi Piala Asia U-23, tempo hari.
Namun, Bung Towel menegaskan bahwa sebutan generasi emas untuk Timnas Indonesia era Erick Thohir adalah sematan yang cukup berat.
"Jadi lebel itu bahaya, berat gitu loh. Karena dalam perjalanannya ada faktor lain, contoh Marselino sekarang dalam proses menanjak. Tapi dimaksimalkan prosesnya. Kalau dari usia, dia nih fase dari talented player ke mature player. Jadi pemain berbakat ke pemain matang," kata Bung Towel melalui kanal YouTube Sportify Indonesia, Senin (11/9/2023).
Oleh karena itu, keberhasilan yang diraih Timnas kemaren dikatakan Bung Towel jangan sampai membuat lupa diri dengan sanjungan atau sebutan yang terlalu tinggi.
"Makanya saya bilang ini baru menang, belum sukses," tegas dia.
Bung Towel memberikan solusi supaya para pemain timnas banyak yang bermain di liga luar negeri.
Supaya proses pembentukannya lebih matang dan tidak hanya mengandalkan para pemain naturalisasi.
Baca Juga: Erick Thohir Incar Posisi Gubernur? Coach Justin: Jadi Ketua PSSI Itu Seksi, makanya...
Sebab, pembentukan pemain sepakbola hanya bisa dilakukan melalui kompetisi dan klub yang menaunginya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026