SUARA BANDUNG – Baru-baru ini muncul kabar duka dari Mahasiswi asal Bandung yang tengah melaksanakan Magang Kampus Merdeka di luar provinsi.
Ia mendapat kabar duka ibundanya yang baru meninggal, membuatnya menangis karena tidak bisa menghadiri pemakaman ibunda nya.
Diketahui saat ini mahasiswi bandung tersebut tengah melaksanakan magang MSIB di Kota Surabaya.
Jarak yang tak memungkinkannya bisa pulang secara mendadak untuk menghadiri pemakaman ibunya, bahkan hanya untuk melihat wajah sang ibunda untuk yang terakhir kali.
"Aku dengar kabar dari adikku, saat aku baru saja mau berangkat magang hari kemarin" kata mahasiswi tersebut yang tak ingin menyebutkan namanya.
Ia mengatakan bahwa awalnya ia syok dengan kabar tersebut, tetapi berusaha untuk tenang. Dan tetap memilih berangkat ke tempat magang.
Karena jarak tempat magang yang tidak terlalu jauh membuatnya memilih berjalan kaki. Namun pada saat di perjalanan ia kembalu memikirkan kabar tersebut dan mulai menangis di sana.
"Aku langsung ditelpon kakak sepupuku yang menanyakan keberadaanku. Ia bilang posisinya aku lagi di mana di tempat magang atau di kosan, aku bilang lagi di jalan. Di sana aku mulai diminta menerima fakta bahwa ibuku sudah meninggal. Aku diminta untuk kuat, ya aku cuman bisa nangis" ucap mahasiswi tersebut.
Ia mengatakan ingin pulang pada saat itu juga, tapi keadaan yang tidak memungkinkan. Posisinya ia sedang magang dari kemendikbud/MSIB yang dimana biaya mobilisasi ke dari Bandung ke Surabaya dibiayai langsung oleh pihak magang.
Baca Juga: Suhu Panas Bakal Bertahan di Bandung hingga Oktober, Warganet Bandingkan dengan Daerah Industri
Dia ingin pulang naik kereta tetapi membutuhkan waktu 8 jam perjalanan, jadi ia rasa percuma karena tetap tidak akan bisa melihat jasad ibunya.
"Yang bikin aku gak bisa nahan tangis kenapa Allah mengirimkan aku jauh dari ibuku saat ia meninggal. Kenapa gak pada saat aku lagi di Bandung," kata mahasiswi itu.
"Apa karena Allah sengaja supaya aku tidak melihat jasad ibuku, karena Allah juga pasti tahu aku gak akan kuat. Aku berusaha menerima bahwa pasti ini semua rencana Allah, dan ini pasti yang terbaik," lanjutnya sembari menangis pilu.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sepupunya hanya menangis berusaha menguatkannya, ia diminta kuat bertahan sendirian di Surabaya.
Menenangkan diri, banyak berdoa, jangan menyakiti diri sendiri, dan jangan pernah nyerah karena masih ada harapan dari ibunya kepadanya.
"Aku bahkan gak bisa ada bersama keluargaku di saat momen penuh duka kemarin. Aku nangis sendirian," kata dia.
Diketahui kabarnya saat ini ia masih belum pulang dan saling membagi duka bersama keluarganya. Tapi ia sudah berbicara dan menangis bersama keluarga melalui video call.(*/Alina)
Sumber: Wawancara pribadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Listrik Sumatera Pulih Usai Blackout, PLN Pastikan Sistem Kini Stabil
-
Operasi Memikat Hati Bakal Mentua: Romcom Sederhana yang Menyentuh Hati
-
Cara Membuat Pasta Tomat Asam Segar yang Simple dan Gurih
-
Pasrah! Maarten Paes Bingung soal Masa Depannya Meski Jadi Pahlawan Ajax
-
Perang Tablet Murah 2026: itel VistaTab 30 GT dan VistaTab 30 Pro, Mana yang Paling Worth It?
-
Dony Tri Pamungkas Bongkar Rahasia Sukses Jadi Pemain Muda Terbaik Super League
-
Warga Sumsel Mulai Takut Keluar Malam, Aksi Begal dan Kejahatan Jalanan Kembali Meresahkan
-
"Nanti" Adalah Kebohongan Terbesar yang Kamu Katakan pada Dirimu Sendiri
-
Mengenal New York New Jersey Stadium, Venue Megah Final Piala Dunia 2026
-
Pengumuman SNBT 2026 Lihat di Mana? Ini Link, Jadwal, dan Data yang Harus Disiapkan