SUARA BANDUNG – Heboh kasus Kopi Sianida Jessica Kumala Wongso masih ramai jadi perbincangan.
Usai viralnya video documenter Ice Cold, ayah Mirna Salihi, Edi Darmawan Salihin beberkan bukti kuat yang dimilikinya.
Edi Darmawan Salihin sempat membuat heboh dengan pengakuannya yang memiliki bukti video CCTV saat Jessica Kumala Wongso memasukan sianida.
Ayah Mirna Salihin mengatakan bahwa ia sengaja tidak mengeluarkan bukti tersebut di persidangan karena tidak ingin Jessica Kumala Wongso dihukum seumur hidup.
Terkait video yang disebut bukti kuat tersebut, pakar telematika, Abimanyu memberikan tanggapan.
Menurut Abimanyu, video CCTV yang dibeberkan ayah Mirna Salihin tersebut tidak termasuk kedalam barang bukti.
“Itu bukan barang bukti, karena bukan bagian dari persidangan. Kalau barang bukti itu ada saat persidangan dan sebelum adanya putusan,” bebernya, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (11/10/2023).
Lebih lanjut, Abimanyu mengungkapkan jika barang bukti kuat yanh tidak ditonjolkan di persidangan bisa saja suatu rekayasa.
“Jadi kalau ada barang bukti kemudian itu bukti yang kuat, sah, tetapi malah tidak ditonggolkan, pasti itu jelas kalau menurut saya paling mungkin itu suatu rekayasa,” lanjutnya.
Namun, Abimanyu menjelaskan bahwa rekayasa yang dimaksud bukan berarti memalsukan, tetapi paling tidak rekayasa dalam hal kasus.
Jadi itu suatu bukti yang digunakan tapi ditahan dengan urusan apapun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring