SUARA BANDUNG - Bandung menjadi salah satu Kota yang selalu menjadi destinasi untuk berwisata populer dan menjadi andalan yang berada di Jawa Barat.
The Great Asia Africa menjadi salah satu tempat wisata yang saat ini sedang populer dan hits di Bandung karena menyuguhkan pemandangan serta fasilitas yang begitu menarik untuk dinikmati.
Destinasi wisata ini berlokasi di Jl. Raya Lembang-Bandung No.71, Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 40391.
Untuk dapat berkunjung ke sana anda akan dikenakan tarif harga tiket masuknya sebesar Rp.50.000 perorang, tarif ini berlaku untuk setiap harinya dan bisa ditukar dengan minuman atau cemilan.
Untuk harga tiket parkirnya sendiri pun relatif untuk motor Rp.5.000, Mobil Rp.10.000, Bus Rp.35.000 plus tergantung lama sebentarnya parkir.
Selain itu ketika anda sudah berada di dalam The Great Asia Africa ini anda juga bisa memilih fasilitas yang disediakan dan tentunya dikanakan tarif sesuai apa yang anda pilih dan minati.
Destinasi wisata ini menyuguhkan beragam wahana dan juga beberapa negara-negara yang bisa anda kunjungi seperti Korea, Timur Tengah, Thailand, India, dan Jepang. Tentu hal ini menjadi daya tarik tersendiri karena hanya disini anda akan dibawa berkeliling dunia.
Fasilitas yang disuguhkan pun beragam dan tentunya ada yang berbayar dan juga gratis. Fasilitas tersebut seperti Gondola atau Lift, tempat ngopi atau makan kulineran, penyewaan troli, tempat penyewaan aksesoris dan baju khas negara yang ada, tentunya spot foto menarik di setiap penjuru, Toilet dan Musholla, serta lahan parkir yang luas.
The Great Asia Africa ini bisa menjadi salah satu rekomendasi untuk anda berwisata ketika berada di Bandung dengan harga tiket yang menarik dan tentunya fasilitas serta wahana wisata yang juga tidak kalah menarik untuk dinikmati. (*)
Baca Juga: Profil Rivas Manuhutu, Pemain Timnas Belanda U-17 Ternyata Keturunan Indonesia
Berita Terkait
-
STATISTIK Borneo vs Persib, Jadwal Liga 1 Pekan ke-16 Laga Krusial bagi Kedua Tim
-
Menyingkap Strategi Kas Hartadi Hadapi Persikab di Laga Kandang, PSIM Yogyakarta Diwajibkan Menang
-
PJ Gubernur Jawa Barat Minta Persib Bandung Terbang dari Bandara Kertajati Ternyata Ini Alasannya
-
Duel Borneo vs Persib: Misi Khusus Teja Dkk untuk Kubur Mimpi Manis Tim Pemuncak Klasemen Liga 1
-
Gempa Garut Magnitudo 5,6, Terasa Sampai Bogor Hingga Bandung
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial