- Wamenaker Afriansyah Noor membantah keterlibatan pribadinya dalam kasus korupsi di Badan Gizi Nasional yang sedang diselidiki.
- Putra Afriansyah mengikuti prosedur resmi sebagai mitra program Makan Bergizi Gratis melalui aplikasi tanpa melibatkan nama ayahnya.
- Afriansyah menyatakan kesiapannya memberikan klarifikasi kepada aparat penegak hukum apabila dipanggil terkait pencatutan namanya dalam Berita Acara Pemeriksaan.
Suara.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, merespons usai namnya ikut beredar disebut-sebut terseret kasus korupsi Badan Gizi Nasional (BGN).
Munculnya nama Afriansyah Noor tidak sendirian. Ada pejabat lain yang termasuk di dalam daftar lebih dari 20 nama yang diduga ada di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) bekas Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya.
Perihal namanya yang terseret, Afriansyah memberikan penjelasan.
Kepada Suara.com, Afriansyah menceritakan ihwal keteribatan anaknya yang menjadi mitra untuk pelaksaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sampai di sini, Afriansyah menegaskan tidak ada keterlibatan dirinya kendati anaknya ikut menjalankan program MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Afriansyah menyampaikan anaknya mendaftar melalui aplikasi yang disiapkan BGN, tanpa sepengetahuan dirinya.
Menurutnya pada awal program MBG, peminat untuk menjadi mitra masih sepi.
"Anak saya ini kan punya catering dulu ya sampai sekarang. Nah, jadi ketika ada program MBG di BGN, dia mendaftarlah untuk ikut program tersebut dalam rangka mensukseskan program dari pemerintah ya kan," kata Afriansyah dihubungi Suara.com, Rabu (10/6/2026).
Lewat izin yang sesuai prosedur, Afriansyah bercertia bahwa anaknya kemudian mendaftar lagi untuk menambah jumlah SPPG.
Baca Juga: Saat MBG Tersendat, yang Ribut Bukan Siswa: Sebenarnya yang Lapar Siapa?
Beliau anak saya tadi sudah sukses dalam satu dua tiga MBG, daftar lagi, tambahlah begitu. Nah, ikutin prosedur juga dan kebetulan anak saya dengan tim ini mengerjakan sendiri, tidak membeli titik ataupun menjual titik. Jadi dia kerja garap sendirilah dia bangun.
Belakangan, ada kendala di tahap verifikasi. Anak Afriansyah yang telah mendaftar melalui link BGN sekitar Desember 2025 atau Januari 2026, belum ada tindak lanjut hingga Mei 2026.
Padahal semua persyaratan sudah dipenuhi sesuai dengan tupoksi yang disiapkan oleh BGN.
Berawal dari situ, Afriansyah bercerita bahwa anaknya bertemu dengan Dadan Hindaya yang saat itu menjabat Kepala BGN.
Ia juga bercerita terkait pertemuan anaknya dengan Sony Sonjaya yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Afriansyah menegaskan pertemuan anaknya tersebut tanpa embel-embel nama dirinya.
"Kemudian anak saya menghadaplah ketemulah dengan kepala BGN melalui wakil kepalanya Pak Soni waktu itu ya kan. Nah dari situ di awal, di awal Mei. Nah dia tahu anak saya ini bahwa putranya pak Wamenaker kan gitu, tetapi, tapi anak saya tidak memakai nama saya, dia, dia prosedural saja ikutin prosedural gitu," kata Afriansyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Vonis Banding, Kerry Adrianto Kena Tambahan Uang Pengganti Rp 10,5 Triliun
-
Namanya Terseret Kasus BGN, Dudung Bantah Punya Dapur MBG: Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah!
-
Kenaikan BBM Tuai Kritik, DPR Mengaku Tak Pernah Diajak Berdiskusi oleh Pemerintah
-
2 dari Empat Anggota BAIS TNI Dipecat dari Militer Imbas Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Helikopter Apache Jatuh, AS Menggila! Iran Dibombardir di Selat Hormuz
-
Pasokan Minyak Dunia Terguncang Parah Akibat Serangan AS ke Dekat Selat Hormuz
-
Panas! Babak Baru Perselisihan Donald Trump vs Benjamin Netanyahu
-
Jamin Proses Pelaksanaan SPMB Lancar Sampai Tahap Akhir, Gubernur Jabar Sempurnakan Pelaksanaannya
-
Terjerat Judi Online, Anak-Anak Disebut Sampai Mencuri dan Berutang Pinjol
-
Perang Meluas! Iran Bombardir Bahrain, Kuwait, dan Yordania, Sasar Pangkalan AS