SUARA BANDUNG-Berminat untuk mendaftar ke Sekolah Tinggi Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)?
Saati ini, STMKG menawarkan 4 pilihan jurusan di tingkat Diploma 4, yang berarti durasi pendidikan berlangsung selama 4 tahun.
Setelah menyelesaikan program di STMKG, para mahasiswa akan meraih gelar Sarjana Terapan dan akan ditempatkan di berbagai lembaga pemerintahan sesuai dengan kebutuhan.
Berikut adalah daftar jurusan yang tersedia di STMKG:
1. Meteorologi
Jurusan pertama yang dapat dipilih di sekolah ini adalah D-IV Meteorologi. Di program ini, mahasiswa akan mendalami ilmu cuaca.
Mereka akan diajarkan untuk mengamati unsur-unsur meteorologi, mengolah data meteorologi, serta menganalisisnya. Selain itu, mahasiswa juga akan melakukan penelitian yang berkontribusi pada perkembangan ilmu meteorologi.
2. Klimatologi
Pilihan jurusan berikutnya di STMKG adalah Klimatologi. Mahasiswa yang memilih jurusan ini akan belajar tentang ilmu iklim.
Baca Juga: Wajib Tahu! Inilah Daftar Jurusan Kuliah Anti Frustasi
Di Klimatologi, mereka tidak hanya memahami konsep dasar iklim, tetapi juga diajarkan cara mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
3. Geofisika
Fokus pendidikan berikutnya di STMKG adalah Geofisika. Ilmu ini mempelajari gempa bumi, yang sangat relevan mengingat kondisi geografis Indonesia.
Mahasiswa yang belajar di jurusan ini diharapkan menjadi ahli dalam bidang Geofisika.
4. Instrumentasi-MKG
Jurusan terakhir di STMKG adalah Instrumentasi MKG. Jurusan ini menekankan pendidikan dan pengembangan untuk mencetak ahli dalam teknik dan rekayasa instrumen MKG. Lulusan dari jurusan ini diharapkan menjadi sumber daya manusia yang dapat mendukung layanan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kenapa Luka Batin Tidak Pernah Hilang? Mengungkap 'Kerak' Trauma yang Membentuk Diri Anda
-
Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048
-
Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan
-
Wajah Rusak Usai Mudik? 7 Skincare Detox Ini Ampuh Balikin Glowing dalam Hitungan Hari
-
Tolong Tenang! Stok BBM di Sulawesi Selatan Aman, Meski Antrean Mengular
-
Malam Pertama Tak Seindah Mimpi, Film 'Kupilih Jalur Langit' Representasikan Ketakutan Pasutri
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Bakal Jadi The New Golf, Thariq Halilintar Siap Gebrak Jakarta lewat Padelaga 2026
-
Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi