News / Nasional
Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026. SMA 1 Pontianak kini menolak lomba final ulang. (Bidik layar YouTube/MPRGOID)
Baca 10 detik
  • SMAN 1 Pontianak menyatakan secara resmi tidak akan terlibat dalam pelaksanaan final ulang Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar.
  • Sekolah menegaskan bahwa tindakan sebelumnya bertujuan mengklarifikasi mekanisme lomba agar pelaksanaannya lebih transparan, objektif, dan juga akuntabel.
  • Pihak sekolah menghormati hasil lomba serta memberikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalimantan Barat.

Suara.com - Pihak Sekolah Mengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan Final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar di Provinsi Kalimantan Barat.

Pernyataan sikap itu disampaikan melalui akun Instagram resmi sekolah, @smansaptk.informasi tertanggal 14 Mei 2026 tertanda Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati.

"SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI," bunyi pernyataan sikap poin enam yang diunggah akun @smansaptk.informasi, Kamis (14/5/2026).

Dalam poin empat pernyataan sikap, SMAN 1 Pomtianak menegakan bahwa sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan.

"SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC4 Pilar tingkat nasional," bunyi pernyataan poin lima.

SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi, demi terwujudnya pelaksanaan dan mekanisme lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.

SMAN 1 Pontianak dalam pernyataan poin dua menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian, dukungan, serta kepedulian berbagai pihak dalam menyikapi kondisi ini.

"SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu," tegas pihak sekolah.

Melalui pernyataan sikap tersebut, SMAN 1 Pontianak turut menyampaikan peremohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi.

Baca Juga: Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

SMAN 1 Pontianaka mengajak semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan.

"SMAN 1 Pontianak memohon dukungan dari seluruh pihak ke depan, dalam upaya menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi semua," tutup pernyataan sikap dalam poin delapan.

Kepala sekolah menyampaikan alasan mengeluarkan pernyataan sikap tersebut. Ia sekaligus menyampaikan salam agar berjumpa dalam LCC 4 Pilar tahun depan.

"Demikian pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen kami terhadap dunia pendidikan yang berintegritas. Sampai Jumpa di LCC 4 Pilar 2027," tulisnya.

Load More