/
Selasa, 20 September 2022 | 18:35 WIB
Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul murka saat namanya dikaitkan dengan kasus tewasnya Brigadir J. ((Suara.com/Novian))

SuaraBandungBarat.id - Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI P  Bambang Wuryanto murka saat namanya disebut pengacara Kamaruddin Simanjuntak terkait kasus tewasnya Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Dalam bantahanannya Bambang mengatakan jika pengacara Kamaruddin bicara hal yang spekulatif.

"Hari ini terlalu banyak orang bicara yang sifatnya spekulatif. Jadi sesuai dengan dia punya pikiran. Apakah spekulatif nggak boleh? Boleh, supaya tidak spekulatif, konfirmasi ke data, cari bukti. Baru ketemu, baru speech," kata Bambang  di gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

"Tapi nggak boleh to kalau menyebut nama orang masih spekulatif," sambungnya.

Bambang pun mengungkapkan jika namanya disebut  oleh Kamaruddin saat bicara di salah satu kanal YouTube. dan menduga  dikaitkan dengan kasus Ferdy Sambo dan disebut-sebut melobi Mensesneg Pratikno karena sama-sama alumni UGM.

"Hanya karena Bambang dari UGM, kemudian Pak Mensesneg sama-sama dari UGM, langsung dikaitkan," ujarnya.

Lebih Lanjut ia pun mengatakan kasus Sambo diproses secara hukum. Dia menyatakan kasus itu tak berkaitan dengan politik.

"Faktanya, untuk melobi untuk kepentingan apa, kan spekulatif. Urusan Pak Sambo? Urusan apa. Orang udah clear itu urusan hukum kok, geser-geser ke urusan politik," ujarnya.

Bambang Pacul menegaskan yang Kamaruddin bersifat spekulatif. Dia mengingatkan Kamaruddin sebagai pengacara keluarga Brigadir J harusnya berbicara dengan data yang kuat bukan menebar spekulasi.

Baca Juga: Drama Ikatan Cinta: Berubah Pikiran! Nino Kembali Cari Keberadaan Siena, Hal Ini Akan Dilakukannya

"Seratus persen itu adalah spekulasi si pengacara itu. Saya itu sebetulnya ndak perlu bantah, apa yang mau dibantah? Kalau seorang profesi pengacara nggak perlu spekulatif. Coba, kalau seorang dokter spekulatif, kan payah. Pakai analisis yang tajam dong," katanya.

Dia menyarankan Kamaruddin tak bicara hal-hal yang masih belum jelas ke publik. Menurutnya, hal itu bakal membuat kegaduhan.

"Jadi sebaiknya, kalau bicara, janganlah terlalu spekulatif. Itu hanya membuat kegaduhan yang tidak perlu. Sekali lagi saya tegaskan, hal-hal yang bentuknya spekulatif tidak usah diomongkan ke publik, itu akan membuat kegaduhan yang tidak perlu. Energi kita untuk bicara-bicara yang tidak perlu," katanya.

Sumber : Suara.com

Load More