- Dua pelaku berinisial CW dan FAP ditangkap polisi atas percobaan penculikan lansia berinisial GH di kawasan PIK Jakarta Utara.
- Penyelidikan mengungkapkan motif percobaan penculikan tersebut dipicu oleh persoalan asmara pelaku yang tidak mendapat restu dari pihak korban.
- Korban berhasil selamat dari upaya penculikan setelah melakukan perlawanan fisik meski mengalami luka lecet akibat pergulatan dengan pelaku.
Suara.com - Polisi mengungkap motif di balik aksi percobaan penculikan seorang lansia di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, yang sempat viral di media sosial.
Peristiwa yang membuat geger publik itu diduga dipicu persoalan asmara yang tidak mendapat restu.
Dua pelaku berinisial CW (31) dan FAP (26) telah ditangkap dan kini menjalani pemeriksaan di Polsek Metro Penjaringan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, penyidik masih mendalami kasus tersebut. Namun berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif peristiwa itu mengarah pada persoalan pribadi.
“Diduga dilatarbelakangi persoalan pribadi atau asmara yang tidak direstui,” kata Budi kepada wartawan.
Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah rekaman CCTV beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, korban berinisial GH (70) terlihat sedang berjalan kaki saat berolahraga pagi di kawasan PIK. Tak lama kemudian, sebuah mobil Toyota Fortuner berwarna putih tampak mengikuti pergerakan korban.
Seorang pria lalu turun dari kendaraan dan berusaha menarik korban masuk ke dalam mobil.
Korban yang menyadari situasi tersebut langsung melakukan perlawanan. Ia berteriak meminta pertolongan hingga upaya pelaku membawa dirinya gagal.
Baca Juga: Waspada Macet! Ada 5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini
Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea mengatakan, korban sempat mengalami luka lecet akibat pergulatan dengan pelaku.
"Korban melakukan perlawanan sehingga pelaku tidak berhasil melakukan penculikan tersebut,” ujar Sampson.
Dalam penyelidikan kasus ini, polisi telah memeriksa enam orang saksi dan korban. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan guna memperkuat proses hukum.
Barang bukti yang disita antara lain satu unit Toyota Fortuner putih yang digunakan pelaku, rekaman CCTV, telepon genggam, obeng, serta pakaian yang dikenakan para tersangka saat kejadian.
Pengungkapan motif personal di balik kasus ini menjadi titik terang setelah sebelumnya publik menduga aksi tersebut merupakan tindak kriminal acak terhadap warga yang sedang beraktivitas di kawasan PIK.
Meski demikian, polisi menegaskan proses hukum tetap berjalan. Kedua tersangka dijerat pasal terkait penculikan dan/atau penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Polisi juga mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di ruang publik dan segera melapor kepada petugas keamanan atau kepolisian apabila menemukan tindakan mencurigakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Kinerja Positif, BTN Raih Laba Bersih Konsolidasi Rp1,85 Triliun per Mei 2026
-
Waspada! Stiker Sedot WC Jadi Kode Transaksi Sabu di Cipayung Jakarta Timur
-
Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris
-
Update Gempa Sigi: 787 Rumah Rusak, 1 Tewas dan 55 Warga Luka
-
Laporan Intelijen Amerika: Selat Hormuz di Bawah Kendali Penuh Iran, Bisa Buka Tutup Kapan Saja
-
Bukan Warga Nekat! Satpol PP Ungkap Sosok Orang 'Penting' yang Viral Berenang di Kolam Bundaran HI
-
Waspada Macet! Ada 5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini
-
Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan