SuaraBandungBarat.id - Lagi dan lagi Nikita Mirzani menjadi buah bibir warganet. Perempuan yang kerap dipanggil Nyai ini kerap membuat pernyataan yang sensasional dan terkadang kontroversial.
Kali ini Nyai banyak dibincangkan warganet karena munculnya rekaman perbincangan yang diduga dirinya dengan Irjen Pol Ferdy Sambo.
Diketahui, rekaman suara diduga Nikita Mirzani dan Ferdy Sambo kini menjadi viral di media sosial. Satu di antaranya diunggah akun @jhon_adiguna_news di TikTok baru-baru ini.
Dari situ terdengar suara perempuan diduga Nikita Mirzani meminta bantuan hukum kepada lelaki diduga Ferdy Sambo terkait kasus KDRT.
Kedua orang ini mengawali percakapan dengan saling bertukar kabar. Si lelaki juga bertanya tentang kondisi anak si perempuan yang baru saja lahir.
Hingga akhirnya, si perempuan menyinggung status tersangka yang ditetapkan aparat kepolisian kepada dirinya. Dia menjadi tersangka atas laporan diduga mantan suaminya, Dipo Latief.
"Aku tuh baru dapat surat panggilan dua hari yang lalu sebagai tersangka. Nah, maksudnya ini kan ranahnya KDRT yah, kenapa jadi 351 juncto 355, itu kan pasal ngeri-ngeri," curhatnya.
Mendengar itu, si lelaki bertanya perihal status mereka berdua.
"Terus begini sorry aku tanya nih, status sama Dipo sekarang gimana? Sudah sudah (cerai)?" tanyanya.
Baca Juga: Modest Fashion dari Seasons in Cities, Tren Baru Busana Tanah Air yang Tetap Trendy
"Lagi proses perceraian di Pengadilan Jakarta Selatan. Gimana tuh bang?" jawab si perempuan.
"Sebentar aku ini dulu, diskusi dulu. Gini dulu, aku diskusi dulu. Baru aku kabarin," sahut lelaki tersebut.
Si perempuan kemudian meminta agar kasus hukumnya ini bisa selesai tanpa harus mendekam di balik jeruji.
"Heeuh tolongin deh bang, maksudnya aduh punya hati nurani deh bang. Gitu. Inikan bukan kasus yang gimana-gimana pun juga toh si Dipo juga nggak ada cacat dimukanya. Nggak ada bekas lecet apa," ungkapnya.
"Nanti ku ini dulu, diskusi dulu," timpal lelaki itu.
"Iya, abang kabarin yah bang yah. Oke abang dah," ucap si perempuan mengakhiri panggilan telepon.
Berita Terkait
-
Gara-gara Ini, Hotman Paris Sebut Ferdy Sambo Berpotensi Lolos dari Pasal Pembunuhan Berencana
-
Ferdy Sambo Masih Pimpin Anak Buahnya Usai Habisi Brigadir J, Pertemuan di Mabes Polri Terungkap, Ini yang Dibicarakan
-
Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Kasus Sambo Pukulan Berat Buat Kepolisian, Jujur Kita Akui
-
Lokasi Pembuatan Skenario Pelecehan Putri Candrawathi Akhirnya Terbongkar, Ferdy Sambo Pimpin Rapat Langsung Beberapa Jam Setelah Brigadir J Mati
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP