/
Rabu, 21 September 2022 | 10:01 WIB
Kapolri Diminta Waspada, Ferdy Sambo Disebut Masih Punya Senjata Rahasia Walaupun Telah Dipecat Dari Polri. (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraBandungBarat.id -  Tersangka Ferdy Sambo sebagai pelaku utama dalam kasus tewasnya Brigadir J, kini resmi dipecat oleh pihak Kepolisian.

Ferdy Sambo sebelumnya merupakan jenderal bintang dua paling muda yang ada di institusi Polri.

Ia merupakan lulusan Akpol tahun 1994 yang paling cepat mencapai jabatan Kadiv Propam Polri.

Namun sayangnya, kasus pembunuhan ajudannya menghentikan karir emas Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo sempat mengajukan banding atas putusan PTDH yang diterimanya dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Tapi, Polri dengan tegas menolak banding dari jenderal bintang dua tersebut.

Meskipun Ferdy Sambo saat ini sudah berstatus masyarakat sipil.

Namun beberapa pihak meyakini jika Ferdy Sambo masih punya senjata rahasia.

Senjata rahasia suami Putri Candrawathi ini dibongkar oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso.

Baca Juga: DPR Setujui Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh, Puan Maharani: Tim Garuda Harus Makin Berprestasi

Sugeng menyebut, senjata rahasia ini akan dipakai Ferdy Sambo untuk melakukan perlawanan diluar proses hukum.

Ia juga mengingatkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk waspada dengan serangan balik dari Ferdy Sambo.

Berikut rangkuman fakta tentang kasus Ferdy Sambo sampai hari ini :

Sugeng meyakini perlawanan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo belum habis.

"Sebagai ‘polisinya polisi’ akan melakukan perlawanan dalam bentuk lain di luar proses hukum," kata Sugeng Teguh Santoso.

Sugeng menyebut salah satu upaya perlawanan yang dilakukan yaitu bukan tidak mungkin Ferdy Sambo akan mengungkap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah anggota Polri.

“Pak Ferdy Sambo ini polisinya polisi, dia memegang banyak informasi terkait dugaan pelanggaran polisi yang sampai saat ini kita tidak tahu," kata Sugeng.

Sugeng mengingatkan bahwa Ferdy Sambo masih memiliki teman di instansi Polri yang bisa membantunya untuk melakukan perlawanan.

“Upaya-upayanya di luar, komunikasi segala macam, kan beliau masih punya teman-teman segala macam,” kata.

Lebih lanjut, Sugeng mengatakan ada beberapa upaya perlawanan yang dilakukan Ferdy Sambo telah membuahkan hasil.

Pertama, Sugeng menuturkan, soal tidak ditahannya istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J meski statusnya sudah tersangka.

Kedua, isu pelecehan seksual terhadap istrinya Putri Candrawathi yang tetap mengemuka di tengah proses hukum kasus pembunuhan Brigadir J.

“Ini yang setidak-tidaknya dipertahankan, agar yang bersangkutan bisa memiliki ruang didalam pokok perkaranya di kasus pembunuhan berencana,” ujar Sugeng.

Sumber : Suara.com

Load More