/
Jum'at, 23 September 2022 | 19:02 WIB
Fakta unik istri Presiden Soekarno (Instagram)

SuaraBandungBarat.Id - Jika Fatmawati yang dikenal sebagai istri Presiden Soekarno dan ibu negara. Faktanya Soekarno memiliki sembilan wanita yang menjadi pendamping hidupnya.

Selain berwibawa sebagai The Founding Fathers Negera Republik Indonesia, Soekarno adalah presiden pertama yang penuh kharisma.

Kharisma Soekarno banyak memikat para wanita cantik yang akhirnya ia nikahi. Total ada sembilan nama wanita yang menjadi istri atau pendamping hidup saat perjuangan dan presiden RI.

Selain ada nama Fatmawati, juga ada nama lainnya satu istri Presiden Soekarno merupakan nenek dari artis penyanyi Maia Estianty, atau mantan istri Ahmad Dhani, ini dadi Al, El dan Dul.

Lantas siapa saja sembilan wanita yang menjadi istri dadi Presiden Soekarno. Di ketahui, dari sembilan istri sang Proklamator juga telah diabadikan dalam buku atau biografi.

Berikut urutan nama sembilan wanita yang dinikahi atau menjadi istri Presiden Soekarno.

1. Siti Oetari
Siti Oetari atau dikenal juga dengan nama Siti Oetari Tjokroaminoto, merupakan wanita pertama yang menjadi istri Soekarno pada tahun 1921 di Surabaya.

Siti Oetari adalah anak dari HOS Tjokroaminoto dikenal sebagai Guru Bangsa pendiri Sarekat Islam. Tjokroaminoto juga salah satu guru dari Soekarno.

Siti Oetari merupakan nenek dari Maia Estianty, penyanyi Indonesia dan dan ibu dari Al, El dan Dul.

Baca Juga: Jadi Aset Terbesar, Ini Cara UMKM Lindungi Karyawannya

Soekarno muda saat itu berusia 20 tahun saat menikahi Siti Oetari yang berusia 16 tahun. 

Pernikahan mereka terjadi karena Soekarno dalam rangka menolong keluarga Tjokroaminoto yang dalam keadaan sudah payah saat itu.

Pernikahan mereka tak lama dan berkahir perceraian sebab ketidakcocokan dengan perbedaan usia.

2. Inggit Garnasih 
Pernikahan kedua Soekarno cukup unik. Ia menikahi wanita yang merupakan rekan seperjuangan di Sarekat Islam.

Wanita ini adalah Inggit Garnasih yang awalnya istri dari Sanusi. Soekarno jatuh cinta pada Inggit Garnasih, dan Sanusi memilih menceraikan dan merelakan Inggit untuk dinikahi Soekarno.

Soekarno dan Inggit Garnasih menikah pada tahun 1923. Cukup lama sekitar 20 tahun Inggit Garnasih menemani perjuangan Soekarno hingga menjelang kemerdekaan.

Inggit Garnasih akhirnya meminta cerai dari Soekarno sebab tidak mau dimadu, yang saat itu Soekarno berniat meminta ijin menikahi Fatmawati yang lebih muda.

3. Fatmawati
Cerai dari Inggit Garnasih kemudian Soekarno menikah dengan Fatmawati. Soekarno mengenal Fatmawati saat pembuangan oleh Belanda di Bengkulu.

Fatmawati menjadi Ibu Negara, saat Soekarno diangkat menjadi Presiden RI pertama. Jasa Fatmawati adalah ia wanita yang menjahit bendera pusaka Merah Putih saat proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Fatmawati merupakan ibu dari Megawati, Rachmawati, Guruh, Guntur dan Sukmawati, serta nenek dari Puan Maharani.

4. Hartini
Saat masih menjadi suami Fatmawati, Soekarno kemudian menikahi Hartini sebagai istri kedua saat masih menjabat presiden RI.

Hartini menjadi istri keempat Soekarno. Teater Ramayana di Candi Prambanan menjadi saksi tempat awal pertemuan keduanya saat diresmikan sang presiden.

Keduanya menikah di Cipanas, Cianjur pada tahun 1953.

5. Ratna Sari Dewi
Memiliki nama asli Naoko Nemoto ia merupakan wanita kebangsaan Jepang. Kemudian berganti nama Ratna Sari Dewi, saat menjadi istri kelima Soekarno.

Soekarno pertama bertemu Ratna Sari Dewi  saat kunjungannya ke Jepang tahun 1959. Soekarno jatuh cinta pada kecantikan oriental dia.

Soekarno menikahi Ratna Sari Dewi pada tahun 1962. Saat itu ia berusia 57 tahun dan Ratna 19 tahun. Hubungan keduanya sempat diisukan sarat kepentingan politik.

Sebelum bercerai, buah pernikahan mereka mempunyai satu anak perempuan yakni Kartika Sari Dewi Soekarno. Kabarnya ia menetap di Tokyo.

6. Haryati
Haryati sebelumnya adalah Staf Sekretaris Negara yang membidangi Seni, ia juga sekaligus sebagai penari.

Soekarno menikah keenam kalinya, kini dengan Haryati pada tahun 1963 dilangsungkan secara sederhana dan tidak digelar secara umum.

Hanya bertahan selama tiga tahun, Soekarno dan Haryati akhirnya bercerai. Kabarnya antara Haryati dan keluarga istri Soekarno yang lain tidak harmonis.

7. Kartini Manoppo 
Soekarno dan Kartini Manoppo bertemu saat melihat lukisan karya Basuki Abdullah. Kartini Manoppo juga menjadi salah satu objek lukisan dari Basuki Abdullah.

Keduanya dikenalkan, sejak saat itu, Kartini Manoppo tak pernah absen tiap kali Soekarno pergi ke luar negeri.

Soekarno dan Kartini Manoppo kemudian menikah pada tahun 1959. Keduanya dikaruniai anak bernama Totok Suryawan Soekarnoputra pada tahun 1967.

Kartini Manoppo cenderung tertutup tentang kehidupan pribadinya. Pernikahannya dengan Soekarno pun dilakukan secara diam-diam. 

Hal itu lantaran dirinya berasal dari keluarga terhormat di Sulawesi Utara dimana keberadaan istri kedua atau ketiga adalah hal yang tabu.

Kartini Manoppo wafat di Jakarta pada 14 April 1990 dan dimakamkan di pemakaman umum di Kelurahan Kotobangun, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu.

Kelurahan Kotobangun, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu.

8. Yurike Sanger

Yurike Sanger adalah istri kedelapan Soekarno. Pertama kali Presiden Soekarno bertemu dengan Yurike Sanger pada tahun 1963. 

Kala itu Yurike masih yang masih berstatus pelajar menjadi salah satu anggota Barisan Bhinneka Tunggal Ika pada acara Kenegaraan.

Pada 6 Agustus 1964, Soekarno dan Yurike Sanger menikah secara islam di rumah Yurike.

Kondisi Soekarno pada 1967 yang secara de facto dimakzulkan sebagai presiden, berdampak pada kehidupan pribadi. Soekarno yang menjadi tahanan rumah di Wisma Yoso menyarankan agar Yurike meminta cerai.

9. Heldy Djafar 
Heldy Djafar adalah Istri kesembilan Soekarno atau yang terakhir. keduanya terpaut usia cukup jauh saat menikah pada tahun 1966.

Heldy Djafar saat itu usia belia 18 tahun, sementara Soekarno sudah berusai 65 tahun.

Rumah tangga mereka hanya bertahan selama 2 tahun sebab kondisi politik yang tidak menentu dan Soekarno yang sudah menjadi tahanan politik, membuat hubungan keduanya tidak bisa diselamatkan.

Untuk mengenal lebih jauh dari nama sembilan istri Presiden Soekarno, silakan untuk menyimak sebagai referensi bacaan.

Beberapa buku biografi dan buku lainnya yang mengisahkan sembilan nama istri Presiden Soekarno diantaranya:

- Inggit: dengan judul buku Kuantar Ke Gerbang (1988), ditulis oleh Ramadhan K.H.
- Fatmawati: dengan judul buku Catatan Kecil Bersama Bung Karno (1978), ditulis oleh Fatmawati.
- Haryati: Soekarno The Hidden Story (2001), ditulis oleh Haryati Soekarno.
- Hartini: Biografi Hartini Soekarno (2009) ditulis oleh Arifin Suryo Nugroho.
- Ratna Sari Dewi: Sakura di Tengah Prahara (2008), ditulis oleh M. Yuanda Zara.
- Yurike Sanger: Kisah Percintaan Bung Karno dengan Anak SMA (2010), ditulis oleh Kadjat Adra'i.
- Heldy: Cinta Terakhir Bung Karno (2011), ditulis oleh Ully Hermono & Peter Kasenda.
- Bunga-Bunga di Taman Hati Soekarno (2015), ditulis oleh Haris Priyatna.
- Kisah Cinta Bung Karno dengan 9 Istrinya (2015), ditulis oleh Haris Priyatna.
- Total Bung Karno (2013), ditulis oleh Roso Daras.

Sumber: suara.com

Load More